BMKG: Masyarakat di pesisir pantai dimita waspadai gelombang akibat siklon Wallace

id potensi gelombang tinggi,siklon tropis wallace,gelombang tinggi

Dokumentasi/Wisatawan asing dan lokal di Teluk Kiluan Kabupaten Tanggamus, Lampung. (FOTO ANTARA LAMPUNG/ist

Jakarta (ANTARA) -  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai untuk waspada terhadap gelombang tinggi hingga tiga hari kedepan akibat dampak siklon tropis Wallace.

Informasi dari laman BMKG yang dipantau di Jakarta, Rabu, siklon tropis Wallace yang berada di Samudera Hindia barat laut Australia juga berdampak pada pola angin di wilayah utara dan di wilayah selatan Indonesia dengan kecepatan rata-rata 4-20 knot.

Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu, perairan Kepulauan Enggano, Laut Arafuru, Perairan Merauke dan Perairan Selatan Kepulauan Tanimbar, hal ini yang mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Menurut pengamatan BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami tinggi gelombang 1,25-2.50 meter di Perairan Utara Sabang, Laut Sawu, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Selatan KepulauanTanimbar, Perairan Barat Aceh Laut Arafuru, perairan Barat Kepulauan Simeulue hingga Kepulauan Mentawai.

Juga di Perairan Utara Kepulauan Talaud, Perairan Bengkulu, Perairan Utara Biak Samudera Hindia Barat Aceh Hingga Bengkulu, Samudera Pasifik Utara Papua, perairan Selatan Pulau Sumba Hingga Pulau Rote, Laut Sulawesi bagian Timur, Selat Sumba bagian Barat dan Laut Maluku Bagian Utara.

Sedangkan tinggi gelombang 2,50 sampai 4,0 meter berpotensi terjadi di Perairan Enggano-Barat lampung, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Sunda Bagian Selatan, Selat Bali, Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar