Bawaslu: Pers berperan penting tangkal hoaks, ujaran kebencian dan SARA

id media gathering pemilu,bawaslu kota bandarlampung,iscardo p panggar,candrawansah,tangkal hoaks

Kantor Bawaslu (octvi.wordpress.com)

Dulu racun pemilu adalah politik uang dan intimidasi. Saat ini racun tersebut bertambah lagi dengan adanya informasi hoaks, ujaran kebencian dan informasi bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang banyak tersebar di berbagai media sosi
Bandarlampung. (ANTARA) - Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Iscardo P Panggar, saat memberikan uraian, di Bandarlampung, Selasa, mengatakan bahwa peran insan pers sangatlah penting dalam menangkal berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya.

Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung menggelar media gathering dengan insan pers terkait peran penting pers dalam menangkal dan melawan berita hoaks, ujaran kebencian dan sara pada masa kampanye.

"Dulu racun pemilu adalah politik uang dan intimidasi. Saat ini racun tersebut bertambah lagi dengan adanya informasi hoaks, ujaran kebencian dan informasi bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang banyak tersebar di berbagai media sosial," kata dia.

Ia mengatakan, dengan adanya insan pers yang memberikan informasi-informasi yang mencerdaskan dan positif sesuai data serta fakta yang benar kepada masyarakat, informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya itu dapat diredam.

Iscardo juga mengharapkan pers bersama medianya dapat memberikan pengawasan di lapangan apabila kedapatan peserta pemilu berkampanye menggunakan cara-cara negatif, agar saat berlangsungnya pesta demokrasi pada 17 April 2019 berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah mengatakan, sinergitas antara Bawaslu dan insan pers menjadi sangat penting dalam bertukar informasi pada masa-masa kampanye dan rapat umum sekarang ini.

Ia meminta kepada insan pers untuk serta membantu memberikan informasi kepada Bawaslu apabila melihat pelanggaran-pelanggaran pemilu di lapangan, kemudian laporan atau informasi tersebut akan dikaji lebih lanjut untuk memastikannya.

"Kami minta tolong kepada rekan-rekan media untuk membantu pengawasan terhadap peserta pemilu dalam tahapan kampanye ini, karena potensi-potensi pelanggaran dalam masa ini tidak semuanya terpantau oleh kita (Bawaslu)," ujar dia.
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar