Pemkot Metro Target Realisasi PBB Rp4,5 Milliar

id Metro,PBB,Pad Kota Metro,Pemkot metro,Wali kota metro,Pajak

Wali Kota Metro Achmad Pairin dan Sekda Kota Metro Nasir AT. MM membayar PBB rumah dinas masing-masing. (Antaralampung.com/Hendra K)

Metro, Lampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menargetkan  tahun 2019 perolehan pajak bumi dan bangunan (PBB) di Bumi Sai Wawai sebesar Rp4,5 milliar.



"Target kita tahun ini naik sebesar 39,81 persen dari target PBB tahun 2018. Target tahun 2018 lalu Rp3,2 milliar terealisaai Rp2,6milliar. Makanya kita tambah target perolehan PBB," kata Wali Kota Metro Achmad Pairin, Selasa.



Dia mengatakan, penambahan target PBB karena sudah disesuaikannya zona nilai tanah (ZNT) di Kota Metro karena banyak ZNT yang tidak sesuai dengan kondisi saat ini.



"Masak nilai jual objek tanah (NJOP) masih ada yang Rp5 ribu, kan tidak sesuai. Kita ini kota, masak masih ada NJOP yang cuma segitu. Makanya kita sesuaikan sekarang yang paling rendah Rp20 ribu. Dan selain itu juga ada peraturan perpajakan yang mengatakan kalau NJOP nilai-nilai tertentu tidak perlu ditarik PBB, makanya kemarin banyak yang belum bayar," ucapnya.



Pairin menjelaskan, karena penyesuaian ZNT tersebut, tahun ini banyak penambahan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) sebanyak 1.895 atau menjadi 5.2935 SPPT.



"Kalau tahun 2018 lalu hanya 5.1272 SPPT. Karena itu tadi banyak obyek pajak yang tidak bayar karena NJOP nya tidak sesuai dengan kondisi saat ini," jelas mantan Bupati Lampung Tengah itu.



Ditambahkannya, Kota Metro tidak mempunyai sumber daya alam (SDA) maupun industri yang besar, karenanya pemerintah harus memaksimalkan semua potensi pendapat asli daerah (PAD). 



"Iya baik itu parkir, PBB, pajak reklame, hotel dan restoran harus dimaksimalkan untuk mendongkrak PAD," tambahnya.

Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar