Bandarlampung Kota Pertama "Bekraf Developer Day 2019"

id Bandarlampung, kota pertama, bekraf

Ratusan peserta antusias mengikuti "Bekraf Developer Day 2019" Di Bandarlampung, Sabtu. (Antara Lampung/HO)

Kami menjembatani para developer lokal dengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital khususnya bidang subsektor aplikasi,  game,  dan web serta internet of things
Bandarlampung (ANTARA) -



Bandarlampung merupakan kota pertama penyelenggaraan "Bekraf Developer Day 2019" untuk menjembatani developer lokal khususnya pemuda daerah setempat mengembangkan produk digital. 

"Kami menjembatani para developer lokal dengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital khususnya bidang subsektor aplikasi,  game,  dan web serta internet of things, " kata Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf,  Muhammad Neil El Himam,  di Bandarlampung,  Sabtu. 

Ia menyebutkan dengan mengusung tema Peluang dan Tantangan Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0, Bandarlampung menjadi kota pertama penyelenggaraan BDD tahun 2019.


Menurutnya,  kemajuan developer lokal semakin menunjukkan tajinya di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir. 

Salah satunya,  lanjut dia,  Lucky Putra Darmawan (Eternal Dream Studio)  developer dari Kota Bandarlampung. 

Eternal Dream Studio Lucky menurutnya,  sangat terkenal dengan permainan andalannya Pocong Jump. 

"Berkat potensinya,  Eternal Dream Studio menjadi game pertama di Bandarlampung yang didapuk menjadikan 'local heroes' BDD Bandarlampung, " ujarnya. 


Badan Ekonomi Kreatif,  lanjutnya,  menggelar BDD 2019 ini  sebagai respon atas potensi developer lokal di wilayah Bandar lampung dan sekitarnya. 

"Bekraf terus berusaha mempertemukan
para developer lokal dengan para pakar dan pelaku industri kreatif digital, " kata Muhammad Neil. 

Melalui kegiatan tersebut,  ia mengharapkan para peserta dapat terinspirasi dan mendapatkan pengetahuan yang berharga untuk mengembangkan karyanya. 

"Lucky Putra,  merupakan salah satu contoh bukti anak muda Bandar lampung yang menginspirasi.  Bukan tak mungkin akan lahir developer baru yang berkualitas di Bandarlampung, " jelasnya. 

Ia menambahkan,  dalam kegiatan ini,  peserta akan mendapatkan transfer pengetahuan dari para praktisi handal yang sukses dalam pengembangan aplikasi mobile dan game. 

Pada BDD 2029, sebanyak 500 peserta hadir pada acara tersebut dengan menghadirkan sejumlah pelaku,  praktisi, industri kreatif digital Tanah Air. ***1***
(T.A054) 
Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar