Bupati ajak perusahaan kembangkan pariwisata di Waykanan

id Bupati Waykanan,objek wisata waykanan,curup kereta, curup gangsa,raden adipati surya

Wisata Curup Kereta merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Waykanan (Foto : Antaralampung/Emir F Saputra)

Kita harus bisa menjaga tren kenaikan jumlah pengunjung pariwisata di Waykanan ini, sambil terus membenahi objek wisata yang ada, katanya
Bandarlampung (ANTARA) - Bupati Waykanan, Provinsi Lampung, Raden Adipati Surya mengajak seluruh perusahaan swasta, bank, dan sejenisnya untuk ikut mempromosikan pariwisata yang ada di Waykanan, dan mengimbau agar setiap kegiatan "family gathering" wajib dilaksanakan di lokasi wisata yang ada di daerah ini. 

"Perusahaan yang ada wajib melakukan promosi pariwisata yang ada di daerah ini sebagai salah satu cara untuk mengangkat destinasi wisata Waykanan ke tingkat di tingkat provinsi dan nasional," kata Adipati, di Bandarlampung, Jumat. 

Pengembangan objek wisata yang ada saat ini harus didukung oleh perusahaan agar bisa menarik jumlah pengunjung yang datang. 

Ia menjelaskan,  campur tangan pihak ketiga sudah dilakukan, tinggal bagaimana masyarakat dan pemerintah daerah untuk bisa menjaganya dengan baik dan mengajak wisatawan untuk datang dan berkunjung ke destinasi wisata yang ada. 

"Bila semua ikut bersama-sama membangun pariwisata yang ada di Kabupaten Waykanan, diharapkan dalam beberapa tahun ke depan semakin dikenal oleh masyarakat luas,” kata Adipati yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Waykanan itu. 

Ia menjelaskan, destinasi wisata di Kabupaten Waykanan sangat banyak, seperti (air terjun) Curup Gangsa, Curup Puteri Malu, Curup Keret, wisata Gedung Batin, wisata air panas, arung jeram, jelajah sungai Way Umpu dan masih banyak lainnya. 

Adipati mengatakan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir jumlah pengunjung wisatawan lokal yang datang naik secara singnifikan, kenaikan ini harus terus ditingkatkan. 

"Kita harus bisa menjaga tren kenaikan jumlah pengunjung pariwisata di Waykanan ini, sambil terus membenahi objek wisata yang ada," katanya.
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar