Pohon sengon roboh menimpa rumah warga

id Lampung Timur, cuaca buruk, hujan lebat

Akibat hujan deras pada Sabtu (9/3) petang membuat pohon sengon roboh dan menimpa rumah Sabar, warga Dusun III di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. (Muklasin/Antaranews Lampung)

Bandarlampung (ANTARA) - Akibat hujan deras pada Sabtu (9/3) petang membuat pohon sengon roboh dan menimpa rumah Sabar, warga Dusun III di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.
         
"Tertimpa pohon sengon semalam, akibat hujan deras," kata Wahyu Jaya, Kepala Desa Margasari, di desa setempat, Minggu.
         
Wahyu Jaya mengatakan, pohon sengon yang menimpa rumah Sabar berukuran lumayan besar, sehingga membuat atap rumahnya yang terbuat dari asbes jebol, begitu pula dinding rumahnya yang terbuat dari bata.
         
"Rusak atap rumahnya, dindingnya yang terbuat dari bata juga ada yang rusak," katanya lagi.
         
Menurut Wahyu, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, sebab saat pohon tumbang Sabar serta istri dan anaknya tidak sedang berada di rumahnya.
         
"Pak Sabar lagi kerja, istri dan anak-anaknya juga lagi tidak di rumah," ujarnya pula.
         
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Timur Tri Pranoto sebelumnya telah mengingatkan warganya untuk mewaspadai dampak dari musim penghujan.
         
Diperkirakan hujan masih kerap turun sampai dengan Maret ini.
         
Warga diminta untuk mewaspadai banjir terutama bagi mereka yang tinggal di dekat daerah aliran sungai seperti Sungai (Way) Sekampung.
         
Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Lampung pada Sabtu (9/3) hingga Minggu ini, juga mengakibatkan banjir pada sejumlah kawasan permukiman di Kota Bandarlampung. Selain banjir, beberapa rumah warga di Kawasan Telukbetung juga rusak karena angin kencang.
         
Rumah-rumah warga di wilayah terdampak banjir di Bandarlampung itu tergenang air hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar