Sopir truk sambut baik dioperasikannya Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar

id Tol Trans Sumatera, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Truk di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Lematang-Kota Baru Lampung (Hisar Sitanggang/Antaranews Lampung)

Sukadana, Lampung (ANTARA) - Sejumlah sopir truk di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung menyambut baik dioperasikannya Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

"Yang jelas dengan ada jalan tol maka waktu tempuh menjadi lebih singkat karena akan berkurang kemacetan arus lalu lintas," kata Adi Wahono, Bendahara Paguyuban Pengemudi Truk Merandung Sari (PPMS), di Kabupaten Lampung Timur, Sabtu.
 
Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 km telah diresmikan pengoperasiannya kemarin oleh Presiden Joko Widodo.

Adi Wahono menyatakan, sopir truk menyambut baik pembangunan jalan tol di Sumatera.

"Siapa sih yang tidak ingin daerahnya  maju. 

Namun, pembangunan jalan tol harus diimbangi dengan perbaikan jalan nasional dan jalan provinsi, kabupaten serta desa," katanya. 

Meski menyambut baik adanya pembangunan jalan tol, Adi Wahono mengingatkan agar tarif tol terjangkau. 

Sehubungan itu, ia mengharapkan tarif tol di Jawa dan Sumatera dikaji cermat agar tidak terlalu mahal.
 
Selain itu, ia juga mengharapkan pemerintah  memberikan jaminan keamaan di ruas jalan Tol Trans Sumatera.

"Di tol Cikampek rawan, bagaimana di Sumatera. Pemerintah harus memberikan keamanan. Justru di tol yang rawan. Saya contohkan, kadang kita berhenti karena pecah ban, kita berhenti di pinggir jalan, akan ada yang datangi kita, nah di situ habis uang kita dikeruk," katanya.

Pengemudi truk juga mengeluhkan tarif makanan di rest area (tempat istirahat) di jalur tol.

"Yang lainya di rest area, harga makananya mahal. Kalau bisa makananya jangan hanya makanan ringan, tapi sediakan makanan yang mengenyangkan karena kita beristirahat ingin makan," katanya.  
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar