Panglima : Cegah hoaks, Polisi Militer TNI harus mampu ikuti perkembangan teknologi

id Panglima TNI, Polisi Militer TNI, Netralitas TNI dan Polri

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Antaranews Lampung/Muklasin/)

Bandarlampung (ANTARA) - Bandarlampung (Antaranews Lampung) -  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa Polisi Militer (POM) TNI harus mampu mengikuti perkembangan teknologi guna membentengi pengaruh negatif media sosial, serta menjaga nama baik TNI dari penyebaran berita palsu (hoaks).
         
"Dalam mengantisipasi meningkatnya kejahatan menggunakan media sosial dan media elektronik (kejahatan siber dan ITE), prajurit POM TNI harus mampu mengikuti perkembangan teknologi," kata Panglima dalam sambutannya pada upacara Gelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi POM TNI tahun 2019, di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat.
         
Menurut dia, perkembangan teknologi memungkinkan munculnya bentuk pelanggaran baru, karena itu, sudah seharusnya POM TNI mengikuti perkembangan teknologi untuk  untuk mencegah dan menindak kejahatan siber dan lainnya. 
   
Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi merupakan salah satu upaya memelihara dan meningkatkan profesionalisme prajurit TNI. 
   
"Prajurit yang profesional adalah prajurit yang memahami hukum dan mematuhinya, tidak hanya di masa perang tetapi juga di masa damai. Pemahaman dan kepatuhan terhadap hukum tersebut semakin mengemuka mengingat kompleksitas ancaman yang dihadapi oleh TNI," kata Hadi. 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar