TNI AD kebut pengerjaan huntara bagi korban terdampak tsunami

id TNI, HUNTARA TSUNAMI

Prajurit TNI terus membangun Hntara untuk korban tsunami di Lampung Selatan. (antaralampung/istimewa)





     Bandarlampung,  (Antaranews Lampung) - Sebanyak 30 orang anggota Satuan Tugas (Satgas) dari Makodim 0410/Bandarlampung yang tergabung bersama Satgas Makorem 043/Gatam Lampung terus mengebut pengerjaan rumah hunian sementara (Huntara) untuk korban terdampak tsunami, di  Kabupaten Lampung Selatan.



     "Khususnya pengerjaan Huntara masih bertahan di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan," kata Danramil 410-01/PJG, Mayor Arm Muskardi saat dihubungi melalui saluran teleponnya, Rabu.



     Muskardi melanjutkan pembangunan Huntara tersebut merupakan wujud bentuk kepedulian dan komitmen TNI khususnya TNI-AD yang mengabdi dan membangun bersama rakyat dalam membantu memulihkan kondisi di lokasi terdampak tsunami.



     "Selain itu pembangunan Huntara dimaksudkan mewujudkan hunian sementara bagi para korban bencana tsunami agar bisa hidup normal pascabencana tsunami," kata dia menerangkan.



     Dia menambahkan Satgas bencana tsunami Korem 043/Gatam juga akan membangun berbagai fasilitas umum seperti mushala, dapur umum dan MCK.



     "Kita juga akan membangun fasilitas yang sangat dibutuhkam oleh warga setempat," kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar