Penumpang Kereta Selama Natal/Tahun Baru Naik 24 Persen

id penumpang kereta api,kai tanjung karang,naik 24 persen,angkutan natal dan tahun baru,sulthon hasanudin

Penumpang kereta api di Stasiun Tanjung Karang, Lampung. (Foto: Antara Lampung/Ist/Dok

Alhamdulilah, selama angkutan Nataru 2018-2019 berjalan dengan baik, semua sarana dan prasarana tidak ada masalah, semua berjalan dengan lancar, ungkapnya
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang berhasil mengakut sebanyak 70.572 orang penumpang ke berbagai jurusan.

"Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) selama 18 hari mengalami peningkatan yang cukup besar dibandingkan tahun lalu," kata Eksekutif Vice President (EVP) PT KAI Divre IV Tanjung Karang Sulthon Hasanudin, di Bandarlampung, Selasa.
    
Menurut dia, bila dibandingkan dengan angkutan Nataru 2017-2018, jumlah penumpang mengalamai kenaikan sekitar 24 persen.

Pada Nataru 2017-2018, jumlah penumpang yang diangkut sebanyak 49.740 orang, sementara pada Nataru 2018-2019 sebanyak 70.572 orang, sehingga ada kenaikan sekitar 24 persen, katanya.

Sulthon menjelaskan, walaupun masa angkutan Natura telah usai, pihaknya tetap memperhatikan keutamaan kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa angkutan kereta api.

Ia meminta jajaran PT KAI Divre IV Tanjung Karang agar tidak terlena dengan hasil-hasil positif yang didapat selama angkutan Nataru 2018–2019, karena pelayanan kepada penumpang harus berkelanjutan.

"Alhamdulilah, selama angkutan Nataru 2018-2019 berjalan dengan baik, semua sarana dan prasarana tidak ada masalah, semua berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Sulthon mengucapkan terimakasih kepada seluruh petugas, baik dari pegawai PT KAI, Kepolisian, TNI maupun awak media yang ikut menyukseskan terselenggaranya Angkutan Natal 2018 daan Tahun Baru 2019.

"Diharapkan di tahun 2019, PT KAI bisa terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada para penumpang atau pengguna jasa kereta api," tambahnya.
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar