Gubernur Apresiasi Relawan Setia Layani Pengungsi Tsunami

id Gubernur Lampung, m ridho ficardo, kunjungi posko pengungsi, kantor gubernur, tahun baru 2019

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo berfoto bersama dengan relawan di Posko pengungsi korban tsunami di Kantor Gubernur Lampung Selasa (1/1) dini hari. (Antaranews Lampung/Emir Fajar Saputra)

Saya ingin melihat kondisi dapur umum. Ternyata walaupun malam tahun baru para relawan tetap setia melayani para pengungsi, kata Ridho
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo meninjau dan melihat kondisi dapur umum untuk para pengungsi korban tsunami di Kantor Gubernur Lampung pada malam pergantian tahun serta mengapresiasi relawan yang tetap semangat dan setia melayani pengungsi.

"Saya ingin melihat kondisi dapur umum. Ternyata walaupun malam tahun baru para relawan tetap setia melayani para pengungsi," katanya, di pengungsian Kantor Gubernur Lampung, Selasa dini hari.

Menurut dia, kunjungannya selain melihat langsung kondisi dapur umum, juga menyempatkan melihat kondisi para pengungsi yang jumlahnya sudah mulai berkurang.

Dia mengingatkan, dengan jumlah pengungsi yang saat ini berkurang, jangan terlena dengan jumlah yang ada tersebut, karena pengungsi bisa saja datang kembali bila terjadi air naik atau lainnya.

Ia juga meminta para pengungsi harus bisa mengerti dan memahami kondisi dapur umum, selain harus bersabar dan antre. Selain itu warga juga harus bisa menjaga kebersihan.

"Kita harus bisa sama-sama menjaga ini semua. Dan dengan pergantian tahun ini semoga bencana tidak ada lagi dan semua kembali normal," katanya.

Gubernur menjelaskan, sebagai orang nomor satu di Lampung, tetap memberikan dukungan kepada tim Tagana dan relawan lainnya yang sudah bersusah payah untuk melayai para pengungsi yang ada.

Makanan para pengungsi juga harus diperhatikan lagi, dari vitamin dan gizinya.

"Harus bisa memberikan makanan yang terbaik kepada pengungsi. Tetapi harua bisa meenyesuaikan dengan keadaan di dapur umum," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar