1.410 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kerja Presiden dan Wakil Presiden

id Presiden, WAPRES, icmi

Warga antusias menyambut Capres Petahana Joko Widodo saat acara jalan sehat di Bandarlampung, Sabtu (24/11/18) (Emir F Saputra/Antaranews Lampung)

Bandarlampung (Antaranews Lampung) - TNI mengerahkan sebanyak 1.410 personel gabungan melakukan pengamanan terhadap Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan melakukan kunjungan kerja untuk membuka dan menutup kegiatan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI).
 
"Kita dari Korem 043/Gatam melibatkan sebanyak 1.410 personel untuk berjaga di setiap lokasi kegiatan Presiden dan Wakil Presiden RI," jelas Kasi Ops Korem 043/Gatam Letnan Kolonel Faris Kurniawan saat dihubungi di Bandarlampung, Kamis.

Faris mengatakan, tim gabungan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden tersebut dibagi menjadi tiga ring. Untuk ring satu merupakan kewenangan dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) sedangkan untuk ring dua dan tiga merupakan kewenangan dari Korem 043/Gatam.

"Untuk ring dua termasuk dari pengamanan tertutup maupun terbuka tanpa senjata. Sedangkan untuk ring tiga pengamanan terbuka dengan persenjataan lengkap termasuk adanya sniper. Untuk sniper sendiri kita turunkan 12 sniper yang terbagi dalam tiga ring masing-masing satu ring empat sniper," terangnya.

Dia menambahkan, soal kehadiran Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pengamanannya bukan kewenangan Korem 043/Gatam, melainkan pihak kepolisian.

"Tanggungjawab daripada TNI sesuai dengan Undang-undang tahun 34, bahwa kita hanya mengamankan Presiden, Wakil Presiden dan keluarga serta tamu dan pejabat pemerintahan asing setingkat kepala pemerintah seperti kepala negara," tegasnya. 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar