Lamsel Bentuk Empat Tim Penanggulangan Banjir

id Banjir Lamsel, Banjir Lampung,Banjir Lampung Selatan

Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto memberikan bantuan korban banjir, Sabtu (1/12). (FOTO: ANTARA Lampung/Ist-Diskominfo Lamsel)

Lampung Selatan (Antaranews Lampung) - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membentuk empat tim penanggulangan bencana banjir untuk lima kecamatan yakni Kecamatan Katibung, Kalianda, Sidomulyo, Palas, dan Penengahan.

Menurut informasi dari Dinas Kominfo Lampung Selatan, di Kalianda, Minggu, pembentukan empat tim itu diputuskan dalam rapat pembentukan tim koordinasi penanggulangan bencana banjir di Balai Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Sabtu (1/12), dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto.

Kelompok pertama tim itu terdiri dari Asisten Pemerintahan dan Kesra (Koordinator), Dinas Peternakan dan Keswan, BPKAD, BPMPPT, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas PU-PR. Tim ini ditempatkan di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung.

Kelompok kedua terdiri dari Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Asisten Ekobang, Dinas Pendidikan, Inspektur Kabupaten, BPPRD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Dukcapil. Tim ini ditempatkan di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung.

Kelompok ketiga terdiri dari Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Kepala BKP, Dinas PP-PA, Bappeda, Dinas Perikanan, Satpol PP, RSUD Bob Bazar, dan Bagian Protokol. Tim ini akan bertugas untuk Kecamatan Kalianda dan Sidomulyo.

Kelompok keempat terdiri dari BPBD, BKD, Dinas Kominfo, Litbang, Dinas Perindag, Dina Perhubungan, serta Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura. Adapun tim ini bertugas di Kecamatan Palas dan Penengahan.

Nantinya, tim tersebut akan bertugas untuk meninjau, mendata, serta memberikan solusi, terkait penanganan serta pencegahan banjir, sehingga diharapkan pada masa yang akan datang kejadian serupa tidak akan terulang.

Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto, didampingi Sekretaris Daerah Ir Fredy SM MM memberikan arahan kepada tim tersebut. Nanang menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat untuk penanganan pascabanjir di daerah ini.

"Saya minta tim ini dapat mengidentifikasi warga yang terdampak banjir. Data kerusakannya, dan cari apa penyebabnya," ujar Nanang pula.

Pada kesempatan itu, Nanang mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang tetap kompak, tanpa mengenal lelah, meluangkan waktu untuk terus berkoordinasi meskipun di hari libur.

"Inilah gunanya pemimpin, ketika rakyatnya mendapat musibah, kita harus berada di tengah-tengah rakyatnya. Saling membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir," kata Nanang lagi.

Untuk mengantisipasi penyakit yang mucul pascabanjir, Dinas Kesehatan Lamsel diminta mengaktifikan puskesmas dan puskesmas pembantu di setiap desa di wilayah terdampak banjir. Dinas Sosial juga diminta sigap membuat dapur umum untuk menyuplai makanan.

"Dapur umum pun perlu diperhatikan, termasuk stok beras, jangan sampai masyarakat kelaparan. Begitu juga dengan tim kesehatan," ujarnya pula.

Sekretaris Daerah Lamsel Fredy menambahkan, pembentukan tim itu untuk menangani musibah secara cepat.

"Tim ini bersifat permanen, dan akan kami tambah dengan beberapa kepala OPD yang belum masuk," ujarnya pula.

Banjir akibat hujan deras terjadi pada sejumlah wilayah di beberapa kecamatan di Kabupaten Lamsel pada Jumat (30/11).

Banjir di sekitar Tarahan dan Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung pada Jumat itu, sempat mengakibatkan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) terencam banjir, dan menimbulkan kemacetan arus lalu lintas selama beberapa jam hingga Jumat siang.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar