Suku Suriah serukan boikot YPG/PKK di Raqqa

id Kurdi, YPG/PKK, Suriah,Turki

Prajurit YPG Kurdi Suriah (Reuters)

Idlib, Suriah (Antaranews Lampung) - Pembunuhan seorang tetua suku lokal dalam serangan bersenjata yang diduga dilakukan oleh anggota kelompok YPG/PKK telah meningkatkan ketegangan di Kota Raqqa di Suriah --yang dicabik perang.
        
Setelah pembunuhan pemimpinnya, Bashir Al-Huwaidi, anggota Suku Sabha pada Ahad (4/11) menyerukan boikot terhadap YPG/PKK --yang diduga bertanggung-jawab atas serangan tersebut-- di wilayah itu.
        
Al-Huwaidi --yang dikenal menentang kelompok YPK/PKK-- dibunuh pada Sabtu di Raqqa.
        
Banyak suku lain regional juga telah bergabung dalam pengutukan Suku Sabha atas serangan tersebut, dan mengumumkan dukungan mereka bagi boikot itu sampai pelakunya ditangkap, demikian laporan kantor berita Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang.
        
Selama bertahun-tahun, anggota YPG/PKK telah menindas dan meneror penduduk setempat, seperti yang dilakukannya di daerah lain yang dikuasainya.
        
Kelompok tersebut dengan paksa telah merekrut warga sipil menjadi anggotanya dan telah menghalangi banyak warga lokal membangun kembali rumah mereka, yang banyak di antaranya dihancurkan tahun lalu oleh serangan udara gencar koalisi.
        
Namun YPG/PKK tidak menyediakan layanan umum apapun, sementara warga yang dituduh memiliki hubungan dengan lawannya seringkali menghadapi penahanan secara sewenang-wenang.
        
Di dalam satu laporan yang disiarkan pada Desember lalu, Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia --yang berpusat di Inggris-- mengatakan sebanyak 2.323 warga sipil telah tewas di Raqqa dalam priode dari November 2016 sampai Oktober 2017.

 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar