Harga kopi bubuk di Bandarlampung stabil

id kopi bubuk, kopi

Tanaman kopi. (dok.antara)

 Bandarlampung,  (AntaraNews.Lampung)-Harga komoditas kopi bubuk di Kota Bandarlampung masih  stabil atau masih sama dibandingkan minggu yang lalu.

Berdasarakan pantauan di Pasar Tamin, Bandarlampung, Sabtu, harga kopi bubuk jenis robusta masih bertahan di kisaran Rp48.000 perkilogram.

"Kalau harga kopi bubuk di sini dibandingkan dengan minggu lalu sih masih sama saja," kata Warni, salah satu pedagang kopi bubuk di Pasar Tamin, Sabtu.

 Ia menyebutkan bahwa pasokan biji kopi didapat dari Tanggamus dan juga dari Lampung Barat.

 Konsumen, lanjut dia, biasanya dari kalangan rumah tangga.

"Selain itu harganya murah, kualitas dari kopi di sini sangat bagus karena berasal dari kopi petik merah dan pengeringannya juga cukup lama," katanya.

Warni mengatakan bahwa dalam beberapa pekan terakhir jumlah pembeli kopi bubuk ada peningkatan.

Ia mengakui dapat menjual kopi bubuk hingga 20 kg per hari. Penjualan itu sedikit berbeda dibandingkan minggu yang lalu di kisaran 15 kg per harinya.

"Pembeli umumnya membeli kopi bubuk dengan berat kemasan 250 gram dan 500 gram," karanya.

 Untuk pengemasan kopi, Warni melabelinya dengan merk Jempol, JP, dan Mahkota dengan jenis dan kualitas kopi masih sama bagus.

 Syaiful pedagang kopi bubuk lainnya di Pasar Bambukuning mengatakan bahwa harga komoditas tersebut bertahan.

 Ia mengatakan bahwa harga kopi bubuk antara Rp11.000 dan Rp12.000 per 250 gram.

 "Harga kopi juga tergantung kualitas biji kopinya," tambahnya.

Jaja, salah satu pembeli, mengatakan bahwa dia sering membeli kopi bubuk di pasar karena senang dengan rasa dari kopi bubuk tersebut setelah diseduh.

"Saya senang beli di sini karena sudah biasa dan rasanya memang enak. Kalau beli kopinya pindah-pindah ke tempat lain justru rasa nya jadi lain," tambah Jaja.
 
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar