Pelaksanaan imunisasi MR di Waykanan capai 72,1 persen

id kepala dinas kesehatan, kabupaten waykanan, farida aryani,imunisasi rubela

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan Farida Aryani pada rapat koordinasi dan evaluasi kampanye imunisasi Melaes Rubella (MR) di Aula PKK setempat. (Foto: Antaralampung.com/Emir Fajar Saputra)

Kita melakukan evaluasi agar bisa memantau apakah ada kendala dalam pelaksanaan imunisasi MR ini, kata Farida
Waykanan (Antaranews Lampung) - Pelaksanaan imunisasi Melaes Rubella (MR) di Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung telah mencapai 72,1 persen dari 95 persen yang ditargetkan, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan Farida Aryani, Rabu.

Ia menjelaskanm, pelaksanaan imunisasi MR di Waykanan telah dilaksanakan sejak Agustus 2018, diharapkan hingga akhir September 2018 target tersebut dapat dituntaskan.

Untuk mencapai target imunisasi MR, kata dia, pihaknya telah melaksanakan evaluasi dan koordinasi agar pelaksanaan imunisasi tersebut dapat terus berjalan.

"Kita melakukan evaluasi agar bisa memantau apakah ada kendala dalam pelaksanaan imunisasi MR ini," kata Farida. 

Menurut dia, dengan dilakukan evaluasi ini dapat terlihat berapa persen yang sudah tercapai dan berapa yang harus diselesaaikan hingga akhir September 2018. 

Dengan adanya evaluasi dan koordinasi ini target 95 persen bisa terselesaikan pada akhir September, ujarnya.

Farida mengharapkan bantuan dari seluruh tenaga kesehatan, tenaga pendidik untuk bisa terus melakukan sosialisasi tentang imunisasi MR kepada orang tua dan bahayanya jika tidak dilakulan imunisasi MR tersebut. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Waykanan Saipul mengatakan perlu ada arahan dan pengawasan terhadap pihak sekolah dan masyarakat agar bisa melakukan vaksin MR terhadap anak-anak.


 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan Farida Aryani (tengah) foto bersama usai rapat koordinasi dan evaluasi kampanye imunisasi Melaes Rubella (MR) di Aula PKK setempat. (Foto: Antaralampung.com/Emir Fajar Saputra)



"Banyak bahaya akibat MR, jadi orang tua bisa segera melakukan vaksin tersebut apalagi ini gratis di berikan oleh pemerintah," katanya.

Waykanan merupakan salah daerah yang konsisten di bidang kesehatan, salah satunya mendukung dan berkomitmen mendukung imunisasi MR tersebut kepada anak-anak. 

Dengan target 95 persen anak-anak diberikan vaksin MR maka diharapkan penyebaran virus ini semakin kecil, kata Sekda. 

Ia mengharapkan target 95 persen itu dapat diselesaikan pada akhir September 2018, karena itu dengan pertemuan ini perlu ada kesepakatan dengan komitmen dari MUI dan didukung oleh Kemenag Waykanan, sihingga pelaksanaan imunisasi MR bisa tercapai. 

"Apalagi saat ini sudah ada fatwa MUI, sehingga masyarakat jangan ragu lagi untuk ikut imunisasi MR," kata Saipul.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar