Kota layak anak Indonesia diakui dunia

id yosana yambise, menteri pppa, kota layak anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise (ANTARA/Dewanto Samodro)

Pelaksanaan Colombo Plan dengan mengangkat berbagi pengalaman terbaik mengenai Kota Layak Anak di Surakarta merupakan hal yang tepat, kata Yohana
Jakarta (Antaranews Lampung) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPPA) Yohana Susana Yembise mengatakan pelaksanaan kota layak anak di Indonesia diakui oleh dunia seiring dengan penyelenggaraan Colombo Plan di Surakarta.

"Pelaksanaan Colombo Plan dengan mengangkat berbagi pengalaman terbaik mengenai Kota Layak Anak di Surakarta merupakan hal yang tepat," kata Yohana melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Pelaksanan Colombo Plan di Surakarta bertema "Sharing Best Practices on the Implementation of Child Friendly City in Indonesia" atau "Berbagi Praktik Terbaik dalam Pelaksanaan Kota Layak Anak di Indonesia".

Pemerintah Indonesia berbagi pengalaman dalam memenuhi hak-hak anak dan melindungi mereka dari kekerasan, diskriminasi, eksploitasi dan perlakuan yang salah melalui pembangunan berbasis hak anak dengan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Kesempatan Indonesia berbagi pengalaman itu menunjukkan pelaksanaan Kabupaten/Kota Layak Anak diakui dunia internasional.

"Berdasarkan evaluasi Kabupatn/Kota Layak Anak 2018, Kota Surakarta memperoleh kategori tertinggi, yaitu Utama," ujarnya.

Yohana mengatakan Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan perwujudan kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak.

Sistem tersebut dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

Pelaksanaan Colombo Plan di Surakarta diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Colombo Plan, yang berlangsung Senin (10/9) hingga Jumat (14/9).

Terdapat 11 negara anggota Colombo Plan yang hadir, yaitu Indonesia, Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Fiji, Laos, Malaysia, Maladewa, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka. (TZ.D018) Baca juga: Surabaya kembali raih penghargaan Kota Layak Anak Baca juga: KPPPA minta media beritakan anak secara seimbang
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar