Bandara Radin Inten Lampung makin padat

id pesawat, kereta api, jumlah penumpang, bps

File/Penumpang di Bandara Raden Inten Lampung bersiap naik pesawat tujuan Batam. Namun rute penerbangan ini tak lagi dilayani Garuda (ANTARA LAMPUNG/Hisar Sitanggang)

Bandarlampung (AntaraNews Lampung) - Jumlah penumpang yang menggunakan transportasi kereta api dan pesawat udara di Lampung pada Juli 2018 mengalami kenaikan bila diabndingkan bulan sebelumnya.
     
"Jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang  Lampung pada Juli 2018 sebanyak  89.168 orang, naik sebesar 75,68 persen bila dibandingkan Juni 2018," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Senin.
     
Ia menyebutkan pula apabila dibandingkan tahun lalu yaitu bulan Juli 2017 juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 40,93 persen. 
     
Menurutnya, penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Raden Inten II pada Juli 2018 sebanyak 117.779 orang, naik sebesar 4.55  persen jika dibandingkan Juni 2018. Sedangkan penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Raden Inten II pada Juli 2018 sebanyak 113.328 orang, turun sebesar 1,57 persen dibandingkan dengan  Juni 2018.
     
"Barang yang dimuat dari Bandara Raden Inten II Provinsi Lampung pada Juli 2018 sebanyak 822.08 kg, turun  sebesar 8,13 persen jika dibandingkan dengan Juni 2018," ujarnya. 
     
Yeane juga menjelaskan, perkembangan barang yang dibongkar pada Juli 2018 sebanyak 1.183.622 kg, mengalami penurunan sebesar 2,04 persen jika dibandingkan Juni 2018.
     
Sementara itu, lanjutnya, jumlah penumpang kapal feri yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung pada Juli 2018 sebanyak  147.751  orang, turun  sebesar 43,95 persen jika dibandingkan Juni 2018. 
     
Kepala BPS Lampung itu menjelaskan, jumlah kendaraan yang diangkut melalui Pelabuhan Bakauheni pada Juli 2018 sebanyak 178.822  kendaraan, juga mengalami penurunan sebesar 45,23  persen jika dibandingkan Juni 2018. 
     
Ia menambahkan, untuk barang yang dimuat melalui Pelabuhan Panjang pada Juli 2018 tercatat sebanyak 1.969.581 ton, naik  sebesar  14,41 persen dibandingkan Juni 2018. 
     
"Untuk barang yang dibongkar pada Juli 2018 sebanyak  486.206 ton, mengalami kenaikan  sebesar 9,82 persen dibandingkan Juni 2018," ujarnya lagi.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar