Tokyo jadi kota terinovatif sedunia, bagaimana dengan Jakarta dan Bandung ?

id Jakarta, Bandung,Tokyo, inovasi kota

Dokumentasi suatu kepadatan lalu lintas di Nagreg ( arsip/ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Jakarta (Antaranews Lampung) - Tokyo pada Jumat menempati urutan pertama kota paling inovatif sedunia, mengungguli London dan New York, karena dianggap menjadi pelopor "teknologi robotik dan cetak tiga dimensi, yang mengguncang dunia", kata lembaga pemeringkat.
        
Dari Indonesia, peringkat Jakarta mengalami lonjakan tajam dengan naik 41 tingkat menjadi urutan ke-177. Sementara itu, Bandung, yang digadang-gadang pemerintah untuk menjadi kota pintar, masih berada jauh di bawah dengan urutan 438.
        
Dua kota di Indonesia tersebut masih kalah jauh dari beberapa kota di negara tetangga, seperti, Singapura (6) dan Kualalumpur (99).
        
Kedudukan Tokyo sebagai salah satu kota paling inovatif terus naik sejak masuk dalam daftar 10 besar Innovation Cities Index tiga tahun lalu. Ibu kota Jepang itu adalah satu dari tiga kota di Asia yang masuk dalam 15 besar, selain Singapura, Sydney, dan Seoul.
        
"Yang benar-benar mengejutkan bagi kami adalah kebangkitan Tokyo yang berhasil melampaui kota rival seperti Boston," kata Christopher Hire, direktur komersial 2thinknow, lembaga yang menyiarkan peringkat tahunan ini.
        
"Tokyo menunjukkan arah yang jelas dengan menyambut perubahan teknologi untuk memimpin inovasi dalam dua bidang yang kami nilai akan mengguncang dunia, teknologi robotik dan cetak tiga dimensi," kata dia.
        
Innovation Cities Index menggunakan 162 indikator untuk menilai seberapa inovatif sebuah kota. Beberapa di antara indikator tersebut adalah kebijakan sensor internet, pemerataan kekayaan, dan kemudahan usaha ramah lingkungan.
        
Jepang adalah negara yang punya reputasi besar sebagai negara maju karena dengan cepat mengadopsi teknologi-teknologi baru.
        
Baru-baru ini, mereka meluncurkan teknologi pengenalan wajah menjelang Olimpiade 2020 di Tokyo. Mereka juga menggelontorkan dana besar untuk mengembangkan kecerdasan buatan bagi dunia kesehatan, layanan keuangan, dan pengangkutan.
 

 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar