Lampung luncurkan Festival Krakatau

id Festival krakatau, lampung, mempar, arief yahya, gubernur lampung

Gubernur Lampung nonaktif M Ridho Ficardo berpose dengan gajah Lampung, saat Festival Krakatau lalu. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist) (FOTO: ANTARA Lampung/Ist/)

 Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan jajaran pemerintah daerah setempat terhadap komitmennya yang menjadikan pariwisata sebagai tiga portofolio industri utama daerah setempat.
     
"Selain pertanian dan manufaktur. Menpar juga memuji event pariwisata Lampung meningkat dari 31 menjadi 53 event," kata Arief Yahya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Bandarlampung, Kamis.
     
Menteri Pariwisata saat meluncurkan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, mengatakan even di Lampung masuk top 100 terbaik  nasional. 
     
"Total Wisman Provinsi Lampung dari 150 ribu. Angka ini naik menjadi 250 Ribu atau naik sebesar 80 persen. Selain itu, pertumbuhan kunjungan wisata Lampung juga tertinggi nasional mengalahkan Pulau Bali," ujarnya.
         
Menpar Arief Yahya juga mengapresiasi peluncuran Lampung Krakatau Festival 2018. Festival ini sangat tepat untuk memperkuat posisi Lampung sebagai destinasi wisata unggulan di ujung Pulau Jawa dan Sumatera.
       
Nama Krakatau sendiri, lanjutnya, sudah dikenal ke seluruh dunia dengan peristiwa meletusnya gunung berapi terdahsyat di dunia itu. 
     
 Terkait apresiasi Menpar ini Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan, event LKF cukup bagus, layak untuk dijual. Total ada lima event di dalamnya. 
     
 "Calendar of event di Lampung berjumlah saat ini adalah 53," ujarnya. 
       
 Ia mengatakan LKF 2018 menjadi salah satu unggulan Lampung yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata.
       
LKF tahun ini memiliki serangkaian kegiatan mulai dari pelaksanaan Lampung Bay Fun Run pada 19 Agustus 2018, Seminar Intemasional Krakatau bekerjasama dengan Institut Teknologi Sumatera  (23-35 Agustus), Trip Krakatau (25 Agustus). 
     
 Trip tersebut merupakan perjalanan wisata bersejarah untuk mengenang meletusnya Gunung Krakatau pada  26 Agustus 1883. Lalu, Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai (25 Agustus), dan puncak acara berupa parade budaya "Lampung Culture dan Tapis Carnival" pada Minggu (26 Agustus), serta masih banyak rangkaian acara lainnya. 
       
 Di sisi lain,  Ridho mengatakan,  hanya membutuhkan waktu tempuh 25 menit dengan pesawat udara dari Jakarta menuju Lampung. 
     
 Hal tersebut, lanjutnya, sebagai sebuah peluang yang sangat menjanjikan bila konektivitas Provinsi Lampung semakin diperluas.
       
  Ridho mengatakan bahwa peningkatan status Bandara Raden Intan II menjadi bandara internasional yang merupakan pintu gerbang utama masuknya wisatawan ke Provinsi Lampung, sangat dibutuhkan untuk dilakukan.
   
   "Dengan mendorong pemerintah pusat serta memberikan stimulan melalui APBD Provinsi Lampung hingga lebih dari Rp400 miliar. Kami berharap peningkatan status Bandara lnternasional akan segera terealisasi. Untuk itu kaml mengharapkan dorongan dari Menteri Pariwisata, agar Bandara Radin Inten II dapat segera menjadi bandara internasional  penting untuk mendongkrak  20 juta kunjungan wisatawan ke Lampung," tambahnya.


 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar