Patroli Bersama Cegah Kebakaran Hutan Way Kambas

id Patroli Kebakaran Hutan Way Kambas, Kebakaran Way Kambas,Hutan Way Kambas

Petugas kepolisian melakukan patroli bersama polhut dan masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur, Jumat (3/8). (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Lampung Timur (Antaranews Lampung) - Personel gabungan kepolisian dan polisi hutan melaksanakan patroli bersama untuk mencegah kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Provinsi Lampung, Jumat (3/8).

Kepala Balai TNWK Subakir menyatakan patroli bersama pencegahan kebakaran hutan dalam kawasan hutan TNWK ini diikuti oleh petugas Polhut TNWK, Wakapolda Lampung dan anggota kepolisian, Bupati Lampung Timur dan jajaran,  Kapolres Lampung Timur dan anggota, Dandim Lampung Timur dan anggota, Kepala Desa Rantau Jaya Udik II, dan masyarakat sekitar TNWK.

"Usai patroli, seluruh anggota tim beristirahat dan makan siang di Camp ERU Tegal Yoso SPTN Wilayah II Bungur di TNWK," kata Subakir pula.

Menurutnya, hasil patroli tersebut menunjukkan situasi aman terkendali dan tidak diketemukan kebakaran hutan Way Kambas ini.

Pada hari ini, tim juga melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kantor Resort Susukan Baru SPTN Wilayah I Way Kanan dalam kawasan TNWK.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula bakti sosial dan kesehatan oleh Polda Lampung berupa pembagian sembako untuk 150 orang warga miskin di sekitar kawasan TNWK, dan pengobatan gratis dengan tenaga medis 18 orang dari Polda Lampung tiga orang dari Polres Lampung Timur.

Sebelumnya, seluas sekitar 900 hektare hutan ilalang di TNWK terbakar terhitung sejak Januari hingga Juli 2018.

"Sejak Januari  hingga kini sudah terbakar 900 hektare hutan ilalang dari 23 titik kebakaran," kata Kepala Balai TNWK Subakir pula.

Namun Subakir memastikan areal hutan kayu Way Kambas itu tidak terbakar.

Pihaknya saat ini tengah intensif mengantisipasi dan meminimalkan terjadi kebakaran hutan dan lahan di Way Kambas yang dikhawatirkan asapnya akan mengganggu menjelang dan selama pelaksanaan Asian Games 2018.

Upaya yang dilakukan, pihaknya mencegah kebakaran hutan itu dengan menggelar patroli bersama Polri, TNI, dan masyarakat.

Subakir menjelaskan, tindakan tim patroli ini mematikan api saat terjadi kebakaran dan mencegah aksi pembakaran oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Pada Senin (30/7), dilaksanakan patroli bersama Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, Danramil Way Jepara, Danramil Sukadana dengan jajarannya di Resort Susukan Baru SPTN Wilayah I Way Kanan.

Hasilnya, menurut dia, tidak ditemukan kebakaran hutan namun tim patroli menemukan 35 jerat satwa. "Patroli terus kami lakukan bersama Polri dan TNI dibantu masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran hutan," katanya lagi.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga 3 Agustus 2018 terdeteksi tiga titik api (hotspot) di Provinsi Lampung, dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen, yaitu di Terbanggi Besar (Kabupaten Lampung Tengah), Menggala Timur (Kabupaten Tulangbawang), dan Negara Batin (Kabupaten Way Kanan).
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar