Pemkab Lampung Barat beri beasiswa kuliah kedokteran

id bupati lambar,parosil mabsus,beasiswa kuliah kedokteran

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus (Foto: Humas Lampung Barat)

Belajar dan belajarlah, program beasiswa kedokteran tidak berbatas kuota, saya sebagai Bupati hanya meminta apabila sudah lulus dan menjadi dokter, wajib mengabdi sepenuh hati di Lampung Barat, jelasnya
Lampung Barat  (Antaranews Lampung) - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung memberikan beasiswa sebagai salah satu program yang diluncurkan tahun anggaran 2018 dalam pengembangan bidang pendidikan bagi lulusan SMA daerah ini yang masuk ke fakultas kedokteran perguruan tinggi negeri.

Tahun ini, dari lima kuota beasiswa yang dianggarkan sudah terserap untuk tiga orang penerima yaitu M Ardiansyah lulusan SMAN I Waytenong yang masuk Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, Alvina Damayanti lulusan SMAN I Waytenong yang masuk FK Universitas Sriwijaya, dan Indah Juliantika lulusan SMAN I Liwa yang masuk FK Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

"Beasiswa yang kami berikan Rp40 juta per semester untuk masing-masing anak, jadi saya minta bagi penerima manfaat langsung program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ini, untuk belajar dengan baik dan serius, sehingga akan selesai tepat waktu dan mendapat ilmu yang dapat didedikasikan untuk Lampung Barat," kata Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus di Lampung Barat, Kamis.

Menurutnya program beasiswa untuk anak-anak daerahnya yang masuk FK PTN merupakan kepercayaan dirinya atas kemampuan akademik anak-anak Lampung Barat, tetapi dirinya meyakini tidak adanya lulusan SMA yang mengambil jurusan kedokteran saat kuliah karena tinggi biaya yang dibutuhkan.

"Saya yakin anak-anak Lampung Barat banyak yang mampu secara akademis untuk kuliah di fakultas kedokteran, tetapi karena keterbatasan biaya, maka menjadi takut untuk kuliah di fakultas kedokteran, sehingga mulai tahun ini semua anak-anak Lampung Barat yang masuk FK PTN akan kami biayai," ujar Parosil pula.

Parosil menyatakan pula, tiga anak-anak yang masuk FK PTN tahun ini semuanya adalah anak petani, sehingga mungkin saja kalau tidak ada program beasiswa tersebut tidak ada yang akan memilih jurusan kedokteran karena biaya menjadi pertimbangan utama.

"Tapi, sekarang anak petani Lampung Barat yang pintar sudah berani memilih jurusan fakultas kedokteran, jadi saya yakin keberanian tersebut karena program beasiswa dan meyakini kebutuhan selama masa kuliah dijamin oleh Pemkab Lampung Barat," terangnya.

Bupati berpesan, bagi para siswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan SMA di Lampung Barat untuk terus belajar dengan baik dan kejar target kuliah di FK PTN, mengingat program tersebut tidak berbatas dengan kuota.

"Belajar dan belajarlah, program beasiswa kedokteran tidak berbatas kuota, saya sebagai Bupati hanya meminta apabila sudah lulus dan menjadi dokter, wajib mengabdi sepenuh hati di Lampung Barat," jelasnya.

Menurutnya, Lampung Barat bukanlah kabupaten kaya, tetapi dia bertekad dengan program beasiswa di FK PTN ini akan mendongkrak kualitas SDM lulusan sekolah di daerahnya sehingga dapat mengabdi di daerah ini, sekaligus untuk menggunakan dana APBD betul-betul diprogram sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan di Lampung Barat.

Ketiga anak-anak penerima beasiswa kuliah di FK PTN itu, didampingi oleh keluarga mereka, telah menerima langsung tiket beasiswa yang diserahkan oleh Bupati Parosil Mabsus di halaman kantor Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, Rabu (1/8).

 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar