Polres Lampung Tengah ultimatum pelaku kejahatan jalanan

id satgas anti begal, olres lampung tengah,kapolres lampung tengah,slamet wahyudi

Satgas anti begal Polres Lampung Tengah (Foto: Antaralampung.com/Ardiansyah)

Para pelaku kejahatan jalanan merasakan ketakutan dengan tindakan tegas yang kami gaungkan. Selama sepekan ini kami sudah ungkap puluhan kasus begal, ujar Resky Maulana
Lampung Tengah (Antaranews Lampung) - Kepolisian Resor Lampung Tengah mengultimatum para pelaku tindak kejahatan jalanan untuk tidak melakukan aksi mereka dalam wilayah hukum daerah ini atau pelakunya segera menyerahkan diri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah AKP Resky Maulana SIK mendampingi Kapolres AKBP Slamet Wahyudi SIK MH, di Gunungsugih, Lampung Tengah, Sabtu (23/6), mengatakan pihaknya mengultimatum para pelaku tindak pidana kejahatan jalanan untuk segera menyerahkan diri atau tidak melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

"Kami data semua pelaku pencurian dengan kekerasan di Lampung Tengah. Kami akan gulung semua pelaku begal. Apabila melakukan perlawanan, kami lakukan tindakan tegas terukur. Tidak ada ruang gerak bagi pelaku begal. Unit Reskrim Polsek di jajaran Polres Lampung Tengah juga kami fokuskan untuk ungkap dan tangkap pelaku begal," Ujar AKP Resky Maulana pula.

Satuan Tugas (Satgas) Antibegal Polres Lampung Tengah dalam sepekan berhasil menggulung para pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan, di antaranya pelaku penjambretan, pembobol mobil, dan pelaku begal yang masuk ke dalam kejahatan jalanan.

Alumnus Akpol tahun 2006 ini menyatakan, sudah ada pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyerahkan diri, dan ada pelaku lainnya yang juga akan mengambil langkah sama, karena pendekatan persuasif dari Satgas Antibegal Polres Lampung Tengah.

"Para pelaku kejahatan jalanan merasakan ketakutan dengan tindakan tegas yang kami gaungkan. Selama sepekan ini kami sudah ungkap puluhan kasus begal," ujar Resky Maulana pula.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi SIK MH mengungkapkan, pembentukan Tim Satgas Antibegal Polres Lampung Tengah sampai dengan Unit Reskrim jajaran polsek diperintahkan untuk mengejar dan tangkap pelaku begal.

"Tidak ada jeda waktu bagi anggota untuk bergerak di lapangan. Masyarakat pun sudah sepakat dengan pemberantasan begal yang diwujudkan dalam Deklarasi Antibegal di Tugu Kopiah Emas Gunungsugih, beberapa waktu lalu. Masyarakat mendukung penuh atas ketegasan Polri yang berkomitmen pemberantasan begal. Bahkan, masyarakat sepakat untuk lakukan tembak di tempat bagi para pelaku begal. Jadi, jangan coba-coba melakukan aksi begal di wilayah hukum Polres Lampung Tengah," kata AKBP Slamet Wahyudi pula.
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar