Kapolres kunjungi pospam di Jalinsum

id Arus mudik, Polres Waykanan

Arus mudik. (ANTARA LAMPUNG/Hisar Sitanggang)

Waykanan, Lampung (Antaranews Lampung) – Kapolres Waykanan Polda Lampung, AKBP Doni Wahyudi, mengunjungi pos pengamanan arus mudik di Jalan Lintas Sumatera wilayah Kecamatan Way Tuba Kabupaten Waykanan, Lampung, Senin.
    
"Saya datang ke sini untuk melihat petugas yang piket, dan memberikan pengarahan kepada mereka," katanya.
    
Menurutnya, peninjauan dilaksanakan guna mengetahui kesiapsiagaan pengamanan arus mudik Lebaran 2018 sekaligus memberikan pengarahan kepada petugas pengamanan di pos pelayanan dan pos pengamanan di Kabupaten Waykanan.
    
"Saya ingin memastikan bahwa seluruh personel pengamanan selalu siap. Fungsi pos pengamanan ini sebagai tempat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti pengaturan lalu lintas, termasuk menjamin keamanan pada lokasi-lokasi yang rawan terhadap tindakan kriminal. Pos pengamanan in jadi titik kumpulnya, kemudian mereka akan geser ke lokasi yang dituju," katanya.
   
Ia menambahkan, pos pengamanan gabungan berasal dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah dan ormas.
   
"Di sini juga diatur piket yang terbagi menjadi 3 sif. Di setiap pospam juga disiapkan pelayanan kesehatan yang diperuntukkan bagi para pemudik," katanya.
   
Sehubungan itu, ia mengimbau kepada seluruh personel agar selalu waspada dan siaga 24 jam.
   
Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala Polres di Provinsi Lampung untuk dapat memberantas pelaku pembegalan yang meresahkan masyarakat Lampung maupun para pemudik yang melintasi wilayah Lampung.
  
  "Saya minta seluruh Kapolres dapat mengatasi kasus pembegalan ini, kalau tidak bisa atasi begal, maka Kapolresnya yang saya begal. Paham kan maksud saya," ujar Kapolri menegaskan, saat ditemui usai kunjungan ke areal Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin.
   
Jenderal Tito pun meminta kepada Kapolres dan jajarannya harus membuat tim khusus untuk menangkap para pelaku pembegalan tersebut.
 
   "Kapolres semua harus buat tim khusus, tangkapin dulu mereka, kalau tidak tempel mereka, kalau masih belum bisa juga, silakan minta bantuan Kapolda untuk menurunkan anggotanya yang bersenjata guna atasi begal ini," ujar Kapolri lagi.
   
Selain meminta bantuan Kapolda, lanjut Kapolri, mintalah bantuan kepada Komandan Korem (danrem), karena ini demi kepentingan banyak orang. Kelompok begal-begal bisa saja ditangkap dengan cara lembut, kalau masih melawan tindak tegas," kata dia lagi.
  
  Kapolri melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Marsekal Hadi Tjahjanto beserta Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek serta Kapolda Lampung Irjen Suntana melakukan sidak kesiapan anggotanya yang bertugas mengamankan mudik 2018.
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar