Harga daging di Waykanan naik menjadi Rp135.000/kg

id harga daging waykanan,sekda pemkab waykanan,saipul,harga kebutuhan pokok waykanan

Sekda Waykanan Saipul bersama Kapolres Waykanan dan Dandim 0427/Waykanan meninjau harga dan stok kebutuhan pangan di sejumlah pasar di Waykanan, Kamis (17/5). (Foto: Humas Pemkab Waykanan)

Yang pasti kita harus bisa pastikan bahan-bahan kebutuhan dapur dan sembako lainnya tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan yang drastis, kata Saipul
Waykanan (Antaranews Lampung) - Harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, pada hari pertama bulan Ramadhan mengalami kenaikan, salah satunya daging yang semula dijual Rp120.000/kg naik menjadi Rp135.000/kg.

"Iya benar, sejumlah kebutuhan pokok ada yang baik dan ada yang turun, terutama daging sapi, ayam potong, ayam kampung dan lainnya," kata Sekretaris Daerah Pemkab Waykanan Saipul di Waykanan, Kamis.

Menurutnya, beberapa bahan pokok dan keperluan dapur juga mengalami kenaikan, seperti cabai hijau besar, cabai rawit hijau, cabai rawit merah dan bawang merah.

Sedangkan harga beberapa kebutuhan pokok ada mengalami penurunan, yaitu beras super, bawang putih, telur ayam kampung dan telur ayam potong, sementara minyak goreng dan gula pasir masih stabil.

Kenaikan harga ini berkisar lima persen dari harga sebelumnya, beras premium dari Rp11.000/kg turun menjadi Rp10.000/kg, cabai merah besar dari Rp39.500/kg turun menjadi Rp39.000/kg.

Cabai hijau besar naik sebesar Rp1.750 menjadi Rp27.250/kg, cabai rawit hijau naik sebesar Rp2.000 menjadi Rp37.000/kg, cabai rawit merah dijual Rp38.600/kg, bawang merah naik Rp3.000 menjadi Rp36.000/kg.

Harga ayam kampung turun Rp3.750 menjadi Rp55.000/kg, harga bawang putih turun Rp6.250 menjadi Rp20.000/kg, daging ayam potong naik Rp250 menjadi Rp33.000/kg, telur ayam kampung turun Rp8.750 menjadi Rp35.000/kg, telur ayam ras turun Rp5.250 menjadi Rp25.000/kg.

Sejumlah harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan pada awal puasa diperkirakan akan kembali normal setelah satu minggu bulan puasa, katanya.

"Yang pasti kita harus bisa pastikan bahan-bahan kebutuhan dapur dan sembako lainnya tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan yang drastis," kata Saipul.

Ia menjelaskan, untuk memastikan harga sembako tetap stabil hingga menjelang lebaran, pemerintah bersama tim akan terus memantau perkembangan pasar dan persediaan kebutuhan pokok.

Sekda mengimbau seluruh pedagang agar tidak nakal menaikan harga seenaknya dan tidak menimbun barang untuk mencari keuntungan yang menyebabkan harga barang naik dan persediaan langka sehingga membuat masyarakat resah.
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar