Pertamina perkirakan konsumsi elpiji bersbusidi naik

id op elpiji 3 kg

Dokumentasi--Warga antre membeli gas elpiji 3 kilogram (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Bandarlampung  (Antaranews Lampung) - PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi elpiji bersubsidi atau tabung isi tiga kg pada Juni 2018 untuk Lampung akan meningkat sehingga penyalurannya juga meningkat sekitar 3,7 persen.

"Sedangkan untuk penyaluran elpiji 12 kg berkurang sekitar 5 persen jika dibandingkan dengan penyaluran bulan Mei 2018," kata General Manager PT Pertamina MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto di Bandarlampung, Kamis.

Ia menyebutkan Pertamina MOR II Sumbagsel juga telah mempersiapkan lembaga penyalurnya. Di Lampung sendiri terdapat 109 agen elpiji tiga kilogram, 2.667 pangkalan elpiji siaga tiga kilogram dan 14 agen elpiji 12 kg.

Menurutnya, peningkatan konsumsi elpiji biasanya terjadi menedekati Hari Raya Idul Fitri. Karena itu, Pertamina akan meningkatkan penyaluran elpiji berbagai varian untuk bulan Juni sebagai antisipasi meningkatnya konsumsi masyarakat.

Erwin menjelaskan lebih lanjut untuk ketersediaan elpiji di Sumatera Bagian Selatan, mebcukupi. Pertamina MOR II Sumbagsel juga memprediksi adanya peningkatan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

"Prediksi peningkatan konsumsi elpiji tiga kilogram diperkirakan mencapai 11 persen, karenanya sebagai antisipasi, rencana penyaluran elpiji tiga kilogram di wilayah Sumbagsel untuk bulan Juni diperkirakan naik hingga 3,6 persen," katanya.

Ia mengatakan dari penyaluran di bulan Mei, jika dibandingkan dengan penyaluran Lebaran 2017, maka terdapat peningkatan penyaluran sebanyak 8 persen.

Sedangkan untuk elpiji 12 kg, rencana penyaluran pada Juni diperkirakan turun 5 persen dibandingkan penyaluran bulan Mei karena libur lebaran.

Namun demikian, lanjutnya, Pertamina tetap menyiapkan rencana penyaluran elpiji 12 kg sebanyak 3.526 metrik ton serta varian bright gas 5,5 kg sebanyak 347 MT dan bright gas 12 kg 721 MT untuk periode H-15 dan H+15.

 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar