Waykanan tingkatkan populasi ternak dengan IB alami

id maulana muhidan, ternak sapi, kadis peternakan dan hortikultura

Salah satu sentra ternak sapi di Kabupaten Waykanan (Foto Antaralampung.com/Emir FS)

Banyak sekali cara untuk melakukan peningkatan hasil ternak sapi dan kerbau di Waykanan, salah satunya IB dan kawin alami. Semoga hasilnya sangat memuaskan, kata Mualana
Waykanan,  Lampung (Antaranews Lampung) - Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortukultura dan Peternakan terus berupaya meningkatkan populasi ternak sapi dan kerbau di antaranya melakukan inseminasi buatan dan kawin alami.

"Banyak sekali cara untuk melakukan peningkatan hasil ternak sapi dan kerbau di Waykanan, salah satunya IB dan kawin alami. Semoga hasilnya sangat memuaskan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortukultura dan Peternakan Kabupaten Waykanan Mualana Muhidan di Waykanan, Selasa  (8/5).

Dia menjelaskan, untuk mengecek kandungan dari masing  masing hewan akan dilakukan teknologi USG pada sapi atau kerbau, guna mendekteksi sejak dini tentang kebuntingan hewan tersebut.

Deteksi dini kebuntingan pada sapi ini dilangsungkan di Kampung Sukabumi dan Kampung Serupaindah Kecamatan Pakuanratu, diharapkan dapat menghasilkan sapi dan kerbau lebih banyak.

USG dapat digunakan untuk mendeteksi kebuntingan secara dini yakni menggunakan probe yang dapat mendeteksi adanya perubahan di dalam rongga abdomen yakni bentuk dan ukuran dari comua uteri.

Alat ini dapat juga digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan reproduksi, kematian embrio dini, jenis kelamin pedet maupun abnormalitas pedet.

Deteksi kebuntingan pada sapi sangat penting bagi peternak bila ditinjau dari segi ekonomi karena dengan mengetahui ternaknya bunting atau tidak dalam waktu yang lebih cepat dan akurat maka peternak dapat lebih cepat mengambil tindakan selanjutnya, yakni memperbaiki pakan apabila ternaknya bunting atau dapat dijadikan petunjuk untuk memotong atau menjual ternaknya.

"Dengan metode yang sudah canggih seperti ini, kita semua dapat secepatnya mendeteksi tentang kehamilan dari sapi atau kerbau tersebut," katanya

Ia menuturkan, untuk meningkatkan produksi sapi di satu kampung, pihaknya telah berkoordinasi dengan peternak yang ada di Kabupaten Waykanan, untuk bisa memeriksakan kandungan hewan sapi dan kerbau agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Maulana menjelaskan, demi meningkatkan hasil ternak sapi dan kerbau, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Waykanan dan instansi terkait segera mengukuhkan kampung ternak Kabupaten Waykanan Tahun 2018.

 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar