Lampung Selatan Pusat Kawasan Industri dan Pariwisata

id Ridho Ficardo, Pilgub Lampung 2018,Lampung Selatan Kawasan Industri

M Ridho Ficardo dalam kunjungan ke Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (4/5). Ridho memproyeksikan Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu pusat kawasan industri dan pengembangan kepariwisataan di daerah ini. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Lampung Selatan (Antaranews Lampung) - Dalam kunjungan ke Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, calon gubernur Lampung M Ridho Ficardo memproyeksikan Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu pusat kawasan industri dan pengembangan kepariwisataan di daerah ini.

Menurut calon gubernur nomor urut 1, dalam pertemuan pada Jumat (4/5), hal itu sesuai dengan program strategis yang sudah digulirkan dalam kurun waktu tiga tahun iini, mulai dari program pembangunan infrastruktur kelautan, hingga kepada pertanian yang berdampak langsung kepada peningkatan roda perekonomian masyarakat dan SDM.

"Pembangunan jalan tol, jalan provinsi, dan jalan desa akan sia-sia kalau SDM masyarakat Lampung tidak ikut meningkat. Dengan adanya penunjang untuk bapak ibu semua otomatis SDM bisa meningkat. Semua ingin ada peningkatan tidak," ujar Ridho bertanya kepada ribuan warga setempat. "Siap pak Ridho, Lanjutkan,” ujar warga.

Dalam pertemuan dengan warga setempat, pasangan cagub petahana dengan cawagub Bachtiar Basri ini juga menerima beberapa masukan.

Seperti  disampaikan oleh Kuswanto (50), mewakili guru honor khususnya di sekolah swasta, termasuk guru TK, PAUD, SD, MI, dan lainnya mengharapkan agar Ridho tetap melanjutkan program pendidikan yang berpihak kepada para guru honorer.

Sedangkan, Pairin (47), meminta jalan alternatif masuk Tanjung Bintang-Talang Jawa-Way Sulan yang terlalu sempit sehingga menimbulkan kemacetan, agar dalam kepemimpinan Ridho selanjutnya bisa dilebarkan. “Saya ucapkan terima kasih pak, program infrastruktur yang bapak gulirkan sudah kami rasakan betul. Harapan saya jalan alternatif bisa ikut menjadi perhatian pak Ridho,” ujar Pairin.

Nislatin (56), Koordinator Pengajian Ar-Ridho dari Kecamatan Tanjung Bintang mengucapkan terima kasih atas program wisata rohani yang selama ini diusung oleh Pemerintah Provinsi Lampung selama Ridho Ficardo menjabat sebagai gubernur. "Alhamdulillah tahun 2018 ini sudah 50 orang yang berangkat wisata rohani Wali Songo, dan masih ada 50 orang lagi yang siap berangkat pada termin berikutnya. Kami masyarakat sangat senang dan berterima kasih sama pak gubernur,” katanya pula.

Sumiran (58) yang berprofesi sebagai petani mengaku, semenjak pemerintahan Ridho Ficardo kondisi jalan semakin membaik. "Dulu dari sini ke Tanjungkarang bisa lebih dari 3 jam. sekarang berkat perbaikan jalan yang dilakukan selama pak Ridho memimpin Lampung, jarak tempuh ke Tanjungkarang paling 30 menitan. Saya berharap pak Ridho bisa lanjutkan dua periode supaya jalan-jalan yang rusak di provinsi ini dibagusin semua," ujar Sumiran lagi.

Menanggapi aspirasi dan masukan dari para warga itu, Ridho Ficardo mengatakan, saat ini pemerintah provinsi sudah menganggarkan Rp30 miliar untuk insentif guru honor, untuk saat ini diprioritaskan bagi guru honor SMA/SMK. SMA/SMK adalah kewenangan langsung berada di bawah provinsi.

“Insya Allah, ke depan bisa kita tambah anggarannya yah. Saat ini justru saya sedang berusaha agar guru honor dapat segera diangkat menjadi PNS, biar lebih sejahtera,” kata Ridho pula.

Berkaitan persoalan jalan alternatif, kata Ridho, akan dilakukan pengecekan ulang agar dapat ditangani segera dengan tepat. "Insya Allah, harapan masalah jalan ini nggak pakai lama,” ujar  Ridho. (Rilis bb)
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar