Pemkot Bandarlampung berikan bantuan korban longsor

id tembok rubuh, korban longsor

BPBD bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan sisa-sisa puing bangunan dan tanah longsor (Foto: Antaralampung.com/Roy Baskara Pratama)

Kita akan persiapkan bantuan berupa bahan makanan yang diperlukan untuk korban longsor, kata Yusuf Kohar
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Pemerintah Kota Bandarlampung memberikan bantuan untuk korban longsor yang terjadi di Kelurahan Gulakgalik, Kecamatan Telukbetung Utara, pada Senin (19/2).

"Kita akan persiapkan bantuan berupa bahan makanan yang diperlukan untuk korban longsor," kata Pj Wali Kota Bandarlampung, M Yusuf Kohar di Bandarlampung, Selasa.

Dia mengatakan, bahwa kejadian ini diluar dugaan dan terjadi secara tiba-tiba, meskipun begitu ini akan menjadi pelajaran.

Ia melanjutkan, untuk aliran sungai yang tertutup timbunan longsor dilakukan pembenahan sehingga air bisa kembali mengalir dengan baik.

"Kita telah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial agar segera mengambil tindakan sesuai dengan kebutuhan," kata dia.

Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandarlampung, M. Rizki mengatakan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa hanya tiga rumah terkena dampak dari longsoran.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kendati demikian sejumlah warga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lantaran mengalami trauma," katanya.

Ia mengatakan, BPBD bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan sisa-sisa puing bangunan dan tanah longsor.

Menurut dia, kontur daerah sekitar yang menurun berdampak longsoran tanah langsung menghantam tiga rumah warga yang ada di bawahnya dan dinding penyangga bangunan pun roboh karena tertimbun batuan.

Sebagian longsoran juga masuk ke dalam kamar milik warga berikut dengan air kotor dari drainase.

Salah satu warga, Ferry mengatakan longsor terjadi pada pukul 17.15 WIB setelah hujan lebat.

"Ketika hujan mulai reda, mendadak terdengar suara keras dari atas. Tahu-tahu sudah ada tanah longsor berjatuhan menimpa rumah," kata dia.

Namun para pemilik rumah tidak mengalami luka hanya trauma dan sebagian sekarang mengungsi dulu ke rumah tetangga. 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar