Naga 35 meter meriahkan Imlek di Bangka

id Perayaan Imlek 2018, Imlek, Bangka

Seorang warga Tionghoa menyalakan lilin saat sembahyang pergantian tahun baru Cina di Klenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Tangerang/file. (FOTO ANTARA/Teresia May)

Sungailiat, Babel (Antara Lampung) - Naga sepanjang 35 meter memeriahkan perayaan Imlek 2018 di Dusun Cungfo, Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

"Naga sepanjang 35 meter ini dikerjakan secara gotong royong oleh warga, menggunakan bahan bekas dan bahan alami yang diambil dari hutan sekitar," ujar Ketua Panitia Perayaan Ceria Imlek Agus Susanto, di Sungailiat, Babel, Jumat.

Ia menjelaskan, naga ini sengaja dibuat warga sekitar sejak 3 minggu lalu, untuk merayakan Imlek 2018 di daerah tersebut.

"Patung naga ini dibuat bersama masyarakat, FKPM, semuanya seluruh warga Bukit Layang dilibatkan dengan tujuan untuk pembauran biar lebih akrab antar sesama umat," katanya.

Pembuatan patung naga ini baru pertama kali dibuat warga. Tema apa pun boleh, tidak harus naga. Hanya saja dipilih motif naga, sebab naga sangat identik ada di kelenteng serta budaya Cina, katanya pula.

Agus menambahkan dalam pembuatan patung tersebut menghabiskan 200 batang kayu, 40 batang bambu, dan 2 mobil daun simpur yang digunakan untuk membuat sisik naga.

Kepala Desa Bukti Layang Andry mengatakan perayaan Imlek 2018 di Dusun Cungfo, Desa Bukit Layang ini suatu bentuk pembauran budaya.

"Ini adalah momen menuju desa mandiri dalam pembauran budaya dan makna keberagamannya," kata Andry.

Dalam perayaan Imlek nanti juga akan diadakan Ceria Imlek yang diisi dengan kegiatan pentas seni melibatkan anak sekolah, barongsai, pentas budaya, dan lampion hoki.

"Jadi di setiap rumah warga ada pemasangan lampion hoki dan akan dinilai nantinya sebagai lampion terbaik," katanya lagi.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar