Sungai Langka Jadi Desa Agrowisata di Lampung

id Sungai Langka Desa Agrowisata, Desa Sungai Langka, Agrowisata Lampung, Gubernur Ridho Ficardo

Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran diresmikan oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo (tengah) menjadi desa agrowisata di Provinsi Lampung, Sabtu (10/2). (FOTO: ANTARA Lampung/ist))

Gedongtataan, Lampung (Antaranews Lampung) - Desa Sungai Langka di Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran dikembangkan sebagai desa agrowisata di Provinsi Lampung dengan menawarkan suasana alam pertanian dan perkebunan durian dan salak serta kuliner khas buatan warga setempat.

Kepala Desa Sungai Langka Erwan Sukijo SP, Minggu (11/2), mengatakan misi menjadikan Sungai Langka sebagai desa agrowisata yang dapat menjadi daya tarik untuk dikunjungi wisatawan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Semua proses itu, menurutnya, telah melalui perjalanan panjang dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan dukungan segenap stakeholder.

Visi dan misi Desa Sungai Langka sebagai desa agrowisata itu telah kami tuangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sungai Langka, katanya.

Pengguntingan pita di antara buah durian sebagai pertanda peresmian Sungai Langka sebagai desa agrowisata di Provinsi Lampung telah dilakukan oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo di lapangan setempat, Sabtu (10/2).

Dalam sambutannya Gubernur Ridho mengatakan, Lampung memiliki potensi dan destinasi wisata yang tidak kalah dengan provinsi lain yang saat ini sudah lebih maju, namun harus diakui bahwa pembangunan karakter manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia pariwisata Lampung masih tertinggal.

Karena itu, menurutnya, untuk menyejajarkan Lampung menjadi daerah tujuan wisata, seluruh komponen terkait harus bersinergi, agar karakter yang dibutuhkan tadi bisa terbangun.

Begitu seterusnya, katanya lagi, jika di daerah tujuan wisata tersebut masih ada penduduknya yang berbuat kriminal maka akan sulit menjadikan daerah tersebut sebagai daerah tujuan wisata.

"Hal paling sepele yang harus diterapkan adalah senyum, masyarakat di daerah tujuan wisata minimal harus murah senyum, karakter menghargai orang lain hal pertama yang harus dikedepankan," kata Gubernur Ridho.

Gubernur juga membagikan tiga ekor kambing kepada masyarakat sebagai pemenang undian doorprize, serta alat olahraga kepada karang taruna dari setiap dusun di Sungai Langka.

Acara diakhiri dengan peninjauan stan KWT yang menampilkan hasil pertanian dan makanan olahan yang mareka buat, foto bersama, serta makan buah durian dan salak bersama oleh Gubernur Lampung M Ridho dan para tamu undangan yang hadir. (Rilis bb)
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar