Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kopi Robusta Tanggamus

id Hilirisasi Kopi Lampung, Kopi Robusta Tanggamus, Kopi Lampung, Gubernur Lampung

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo terus mendorong hilirisasi kopi robusta di Kabupaten Tanggamus, dengan memperkuat kemampuan para petani dan pelaku usaha perkopian daerah setempat. (FOTO: ANTARA Lampung/ist))

Tanggamus, Lampung (Antaranews Lampung) - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo terus mendorong hilirisasi kopi robusta Tanggamus, dengan memperkuat kemampuan para petani dan pelaku usaha perkopian daerah setempat.

"Petani diharapkan mampu mengolah kopi sebelum dijual ke pasaran tidak ada dalam bentuk mentah lagi, sehingga secara tidak langsung akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung," kata Gubernur Ridho, di Tanggamus, Kamis (8/2).

Karena itu, lanjutnya, diperlukan suatu program untuk menaikkan kopi robusta yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi petani Lampung.

Gubernur Ridho menuturkan bahwa penikmat kopi di Eropa kebanyakan jenis kopi arabika dan sangat enak.

"Mereka sangat berterima kasih kepada kita, karena kopi di Eropa tidak akan enak tanpa ada campuran kopi robusta yang berasal dari Indonesia, terutama dari Lampung," ujar Ridho.

Atas dasar itu, Gubernur mengajak masyarakat perkopian Tanggamus untuk giat dalam meningkatkan kualitas kopi.

"Provinsi Lampung merupakan salah satu pengekspor kopi di Tanah Air dan penghasil kopi robusta terbesar salah satunya berasal dari Tanggamus. Untuk itu, pemprov terus berupaya mengangkat hasil perkebunan masyarakatnya, terutama kopi robusta, lada, dan lainnya," ujarnya.

Guna mendukung kesejahteraan petani, khususnya petani kopi, Gubernur juga terus berupaya meningkatkan pembangunan dengan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus.

Pihaknya terus memberikan bantuan setiap tahun sekitar Rp100 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Tanggamus.

"Pemerintahan Provinsi Lampung beberapa waktu lalu telah membangun jembatan di Way Umbar sepanjang 120 meter untuk mempersingkat perjalanan dari Kotaagung menuju Kiluan," katanya lagi.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar