China : Festival Musim Semi akan terangi 400 kota di dunia

id Festival Musim Semi akan terangi 400 kota di dunia, China, Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek di Singapura mempersatukan keluarga dan sahabat (Nestor Lacle/rove.me)

Madrid, Spanyol (Antara/Xinhua-OANA) - Kementerian Kebudayaan China akan bekerja sama dengan mitra lokal guna menyelenggarakan berbagai acara di lebih dari 400 kota besar di 129 negara dan wilayah guna merayakan Tahun Baru China, ata Festival Musim Semi.

        
Program tersebut --yang meliputi pertunjukan, pameran dan pasar kuil dan diajukan oleh Kementerian Kebudayaan China-- diberi nama "Happy Spring Festival" dan bertujuan melibatkan pemirsa internasional dalam festival dan kebudayaan China. Tahun baru China jatuh pada 16 Februari.

        
Menteri Kebudayaan Luo Shugang, yang mengunjungi Spanyol dari Ahad (28/1) sampai Rabu (31/1), mengatakan kegiatan "Happy Spring Festival" telah disambut baik oleh warga di seluruh dunia selama bertahun-tahun, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ia berharap makin banyak pemirsa internasional dapat memahami nilai inti festival tersebut --kegembiraan dan keharmonisan.

        
Luo mengeluarkan pernyataan itu ketika memberi sambutan dalam upacara peresmian "Happy Spring Festival" tahun ini, yang diselenggarakan di Pusat Kebudayaan China di Ibu Kota Spanyol, Madrid. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Olah Raga Spanyol Inigo Mendez de Vigo.

        
Satu pameran kebudayaan dan seni yang dipusatkan pada Provinsi Hunan di China Tengah dibuka pada saat yang sama di Pusat Kebudayaan China.

        
Pada Senin (29/1), kedua menteri itu mengadakan pembicaraan dan menandatangani satu kesepakatan mengenai kerja sama budaya bilateral antara 2018 dan 2021.

        
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai bidang seperti seni virtual, film bioskop, animasi dan videogame, serta kerja sama editorial, pertukaran pameran budaya dan tindakan guna memelihara hak paten.

        
Luo mengatakan China bersedia memiliki lebih banyak kerja sama budaya dengan Spanyol dalam kerangka "Belt and Road Initiative", dan kerja sama seperti itu dirancang untuk meletakkan landasan budaya yang kuat bagi kemitraan strategis menyeluruh antara kedua negara.

        
Mendez de Vigo menyoroti "kepentingan masyarakat China yang bertambah luas" bukan hanya bagi kegiatan murni budaya Spanyol, seperti flamenco, gastronomi dan arsitektu kami, tapi juga bagi gagasan yang lebih khusus, seperti penggabungan Teatro Real de Madrid dengan Silk Road International Theater Union".






Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar