PAD PBB Lampung Tengah lampaui target

id mustafa dan pad lamteng, bupai lampung tengah, mustafa

Bupati Lampung tengah Mustafa saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dengan Kanwil DJB Bengkulu-lampung dan sosialisai kebijakan amnesti pajak (Foto: Humas Pemkab Lampung

Pajak merupakan keran pendapatan paling besar daerah. Karenanya ini harus menjadi perhatian bagi kita semua
Lampung Tengah (Antaranews Lampung) - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Tengah Yunizar menyebutkan pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) setempat pada 2017 melampaui target.

Selama 2017 perolehan PAD dari sektor PBB memuaskan, karena dari target pajak sebesar Rp15,93 miliar mampu terealisasi sebanyak Rp16,36 miliar, katanya di Lampung Tengah, Kamis.

Ia juga menyebutkan pencapaian total PAD 2017 melebihi target.

"Target yang telah ditentukan sekitar Rp60 miliar, mampu terealisasi sebesar Rp63 miliar atau mencapau 105,24 persen. Pencapaian ini tentu sangat memuaskan," katanya.

Yunizar menyebutkan pencapaian sektor pendapatan pajak lain pun rata-rata di atas seratus persen dan tidak ada yang di bawah seratus persen.

Ia membeberkan, salah satunya seperti pendapatan pajak dari sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) realisasinya juga melampaui target.

"Pada sektor pendapatan pajak BPHTB juga sangat memuaskan. Target kami hanya Rp4,3 miliar bisa terealisasi sebesar Rp5,94 miliar atau mencapai sebesar 136,03 persen," ujar dia lagi.

Pencapaian ini, kata dia pula, tentunya tidak terlepas dari kerja keras para tenaga kerja anggota BPPRD yang terus giat dalam melakukan penagihan dan tunggakan sebelumnya tak terbayarkan.

"Tentunya saya sangat mengapresiasi kerja keras tim kerja BPPRD yang telah berhasil dalam meningkatkan PAD di Lampung Tengah. Saya harap kerja keras ini terus ditingkatkan agar potensi PAD di Kabupaten Lampung Tengah terus meningkat, karena masih banyak potensi PAD yang belum tergarap," katanya pula.

Guna meningkatkan PAD, tahun ini Pemkab Lampung Tengah bakal menggandeng perbankan dan kantor pos untuk memudahkan warga membayar pajak, khususnya PBB, sehingga warga yang ingin membayar pajak, tidak perlu ke repot-repot ke kantor pajak, tetapi bisa langsung ke bank atau kantor pos.

"Ini sedang kami rancang kerja samanya, Insya Allah ini berlaku di semua kecamatan. Warga yang ingin bayar pajak bisa langsung ke bank atau kantor pos. Dengan kemudahan ini, diharapkan warga termotivasi membayar pajak dan target PAD terpenuhi," ujar Yunizar.

Bupati Lampung Tengah Dr Ir Mustafa mengatakan, pajak merupakan sektor paling potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah. Tak hanya pajak bumi dan bangunan, Mustafa mengingatkan perusahaan-perusahaan di Lampung Tengah taat pajak.

Perusahaan, kata dia, diharapkan tidak hanya fokus mencari penghasilan di tanah Lampung Tengah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, sehingga keberadaan perusahaan berimbas pada kesejahteraan masyarakat.

"Pajak merupakan keran pendapatan paling besar daerah. Karenanya ini harus menjadi perhatian bagi kita semua. Mari bersama-sama kita membangun Lampung Tengah dengan berkontribusi membayar pajak," katanya pula.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar