Pemkab Waykanan Latih 40 Satgas Penanggulangan Bencana

id simulasi peanggulangan bencana, tim tagana lampung, tagana,

Bencana alam (Foto: Ilustrasi)

...Kita harus memberikan pelatihan kepada petugas, dan mereka harus bisa mengerti tugas pokok dan fungsi mereka masing-masing, kata Rusli...
Waykanan, Lampung (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, melatih 40 personel satuan tugas penanggulangan bencana guna meningkatkan keterampilan mereka dalam menyelamatkan korban terdampak banjir.

"Kita adakan bersama yaitu dinas sosial dan BPBD agar para personel bisa lebih terlaith saat bencana tiba-tiba datang secara mendadak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Waykanan Rusli Arsyad, di Waykanan, Kamis (9/11).

Ia menjelaskan, saat ini musim tidak menentu datangnya, dan para personel satgas penanggulangan bencana harus lebih terlatih dalam mengevakuasi korban jika terjadi bencana.

Selain itu, kebanyakan satgas penanggulangan bencana belum mengerti bagaimana cara mengevakuasi masyarakat dan menangani bencana saat bencana tersebut datang secara tiba-tiba.

"Kita harus memberikan pelatihan kepada petugas, dan mereka harus bisa mengerti tugas pokok dan fungsi mereka masing-masing," jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Waykanan Pardi mengatakan pelatihan bersama Satgas penanggulangan bencana dan tagana tersebut agar penanganan pascabencana akan lebih akurat dan efektif sehingga dampak bencana bisa diminimalkan.

Sementara itu, Kabupaten Waykanan menjadi salah satu dari 92 kabupaten/kota yang menerima dana hibah bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun anggaran 2017 dalam Rencana Pembangunan jangka Menengan tahun 2015-2019.

Ada sekitar enam kecamatan di Waykanan yang rawan banjir yaitu Kecamatan Negeriagung, Negeribesar, Pakuonratu, Bahuga, Negarabatin, dan Buaybahuga.

Sedangkan daerah rawan longsong di antaranya di Kecamatan Banjit, Kasui, dan Rebangtangkas.

 (ANTARA)
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar