Waykanan Dapat Bantuan Pembangunan 50 Kios PKL

id survei lokasi pkl, waukanan, wisata kuliner

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta saat meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat wisata kuliner . (FOTO: ANTARA Lampung/Emir FS)

...Kami ke sini untuk mengecek lokasi yang akan dijadikan pembangunan kios bagi pedagang kaki lima untuk dijadikan tempat wisata kuliner masyarakat, kata I Wayan...
Waykanan,  Lampung (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung akan mendapatkan bantuan pembangunan 50 kios bagi pedagang kaki lima terutama kuliner di kawasan Pasa Kampung Serupaindah, Kecamatan Pakuanratu dari Kemerinterian Koperasi dan UKM.

"Kami ke sini untuk mengecek lokasi yang akan dijadikan pembangunan kios bagi pedagang kaki lima untuk dijadikan tempat wisata kuliner masyarakat yang ada di sekitar lokasi tersebut," kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta di Waykanan, Senin (6/11).

Menurutnya, hal tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan Bupati Waykanan Raden Adipati Surya Nomor 518/1437.a/IV.15-WK/2017 tanggal 29 Mei 2017 tentang Program Penataan Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui Pola Bantuan Dana Alokasi Khusus dan Tugas Pembantuan Tahun 2018.

Selain itu, berdasarkan hasil survei lapangan didapat keterangan bahwa lokasi pedagang kaki lima kuliner di daerah itu layak untuk ditata dan juga berpotensi untuk dapat tumbuh dan berkembang. Sebanyak 50 unit kios PKL kuliner rencananya akan dibangun dengan luas ukuran masing-masing 2 x 3 meter. Yang nantinya akan ditata berbentuk leter L atau melingkar di belakang trotoar Simpang Pasar Karyatiga.

"Bantuan ini kami berikan kepada 50 pedagang kaki lima, agar bisa lebih tertata dagangnya. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi para pedagang dan bisa dipergunakan selayaknya," kata dia.

Wayan menjelaskan, revitalisasi dan pembangunan pasar rakyat merupakan agenda prioritas sebagaimana agenda Nawa Cita Presiden Jokowi. Dimana Pemerintah sejak Tahun 2015 sampai dengan 2019 menargetkan merevitalisasi 5.000 pasar rakyat di Seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia menargetkan bisa berkontribusi sebanyak 1.075 pasar rakyat sampai dengan Tahun 2019.

"Semoga di Kabupaten Waykanan bisa menambah pembangunan untuk PKL bukan hanya di Pakuanratu bahkan bisa meluas ke kecamatan lainnya yang ada di daerah ini," kata dia.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Waykanan Akhmad Basyar mengatakan dengan adanya tindak lanjut oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk melakukan survei ke lapangan, ini bisa membuka lebar-lebar peluang usaha kuliner yang ada di Kecamatan Pakuanratu.

Bahkan, kedepannya mengharapkan bukan hanya di Kecamatan Pakuanratu, tetapi semua PKL yang ada di 14 kecamatan Kabupaten Waykanan bisa diberikan tempat yang layak untuk berdagang serta bisa menarik sejumlah investor untuk menanamkan modalnya di Waykanan untuk membuka sejumlah usaha UKM demi mengurangi pengangguran yang ada saat ini.


(ANTARA)


Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar