Pemkot Bandarlampung Usulkan Penetapan UMK Berdasarkan KHL

id wali kota herman dan air bersih, wali kota bandarlampung, herman hn, program air bersih, warga kurang mampu

Wali Kota Bandalampung Herman HN (FOTO: ANTARA Lampung/ist)

...Kami telah mengusulkan penetapan UMK berdasarkan KHL dan mengalami kenaikan, kata Wali Kota...
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kota Bandarlampung telah mengusulkan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) 2018 berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) senilai Rp2,2 juta per bulan, dan telah diajukan kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

"Kami telah mengusulkan penetapan UMK berdasarkan KHL dan mengalami kenaikan," kata Wali Kota Bandarlampung Herman HN, di Bandarlampung, Jumat (27/10).

Dia mengatakan, kenaikan UMK tahun ini sebesar 10,17 persen dibandingan tahun lalu.

Kenaikan UMK ini sebesar Rp209.000 atau 10,17 persen, sehingga total menjadi Rp2.263.390,87.

"Hasil usulan penetapan UMK ini sudah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk diberlakukan tahun 2018," kata dia pula.

Ia menyebutkan, untuk UMK tahun 2017 senilai Rp2.054.365,32, dan kenaikan UMK ini berdasarkan beberapa penilaian dan juga merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015.

"Kenaikan ini berdasarkan PP No. 78 Tahun 2015 dan berdasarkan inflasi nasional serta pertumbuhan ekonomi nasional," kata dia pula.

Dia mengharapkan, pemerintah provinsi dapat mengesahkannya sebelum 21 November 2017, sehingga cepat diputuskan ketetapan UMK.

Lalu kepada pengusaha diminta untuk membayarkan UMK sebesar yang telah ditetapkan, mulai dari 1 Januari 2018.

"Semua pengusaha harus membayarkan sesuai aturan yang berlaku, besarannya sesuai dengan ketentuan UMK setelah disahkan oleh pemerintah provisi," katanya pula.

Herman HN menegaskan, kepada pengusaha yang tidak menjalankan aturan akan dikenakan sanksi tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Ada sanksi tegas bagi yang tidak sesuai aturan, sanksi tegas oleh pemerintah kota akan diambil tindakan dan dilihat usahanya juga," kata dia lagi.

Pemkot Bandarlampung juga akan meningkatkan pengawasan kepada pengusaha yang masih belum sesuai aturan.

"Kami perketat pengawasan supaya menerapkan aturan sesuai dengan undang-undang," katanya lagi.

(ANTARA)


Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar