AS prihatin atas laporan bentrokan di Kirkuk

id Kurdi, Irak, Referendrum Kurdi, Perang Irak dan Suriah

Pasukan elit Irak (CTS) (capitalbay.news)

Baghdad (Antara Lampung/Reuters) - AS memantau situasi di Kirkuk, dan sangat prihatin atas laporan terjadinya bentrokan yang melibatkan pihak-pihak terkait, demikian Kemenlu AS seperti dilaporkan Reuters.

Sebelumnyam, militer Irak dilaporkan telah mengambil alih "wilayah luas" di daerah kaya minyak Kirkuk tanpa ada perlawanan dari pasukan Kurdi Peshmerga, demikian TV Irak, Senin.

Akan tetapi, Pemerintah Regional Kurdi (KRG)
 membantah pernyaatan itu.

Pengumuman itu datang setelah ada laporan bahwa militer Irak mulai bergerak menjelang tengah malam ke arah pangkalan udara penting dan ladang minyak yang berlokasi di barat kota Kirkuk.
 
PM Irak Haider al-Abadi memberikan perintah kepada militerna untuk "memberlakukan keamanan di Kirkuk bekerja sama dengan penduduk dan Peshmerga," demikian TV tersebut.

Pasukan elit Irak yang dilatih AS, CST, Divisi Lapis Baja ke-9, dan Polisi Federal telah mengambil alih wilayah luas di Kirkuk tanpa bentrokan, dan juga menyatakan ladang minyak dan posisi militer Kurdi telah dikuasai.
 
Akan tetapi, seorang pejabat keamanan KRG membantah tentara Irak telah sanggup mendekat ke kota atau menguasai wilayah dari pejuang Peshmerga.

Kantor Keamanan itu kepada Reuters, mengatakan ladang minyak dan pangkalan udara di barat Kirkuk masih dalam penguasaan Kurdi.
 
Kementerian Pertahanan AS mendesak Irak dan Kurdi untuk menghindari esklalasi lanjutan. AS merupakan pemasok senjata kepada tentara Irak dan Peshmerga Kurdi.
 
Antara Lampung/Reuters
Hisar Sitanggang
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar