AS tak akui referendum kemerdekaan Kurdi

id Kurdi, perang Suriah dan Irak, Turki

Penduduk Kurdi menghadiri pawai untuk menyatakan dukungan mereka referendum 25 September. (Reuters/aljazeera)

Washington ( Antara Lampung/Reuters) - Amerika Serikat tak mengakui referendum kemerdekaan di wilayah Kurdi Irak, dan mendesak diakhirinya ancaman aksi balasan, demikian Menlu AS Rex Tillerson dalam pernyataannya, Jumat.

"AS tak mengakui referendum sepihak yang digelar Pemerintahan Regional Kurdi pada Senin. Pemungutan suara dan hasilnya kurang mendapatkan legitimasi dan kami tetap mendorong suatu kesatuan, federal, demokrasi dan kemakmuran Irak,"  katanya. 

"Kami mendesak didinginkannya suasana dan mengakhiri tuduhan-tuduhan keras dan ancaman-ancaman akan aksi balasan,"katanya.
 

Antara Lampung/Reuters
Hisar Sitanggang
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar