Pemkab Tubaba Alihkan Lahan Stadion Untuk Mapolres

id lahan mapolres tubaba, kabid bina marga tubaba, baharuddin, wakil bupati tubaba, fauzi hasan, kombes pol wawan

Pemkab Tubaba Alihkan Lahan Stadion Untuk Mapolres

Lahan calon lokasi Mapolres Tulangbawang Barat yang sebelumnya diperuntukkan stadion (Foto: Antaralampung.com/Yunastanto)

...Menurut Kapolda dan Kapolri, sesuai aturan lokasi Mapolres harus berada di ibukota kabupaten, sementara lokasi yang kita siapkan berada di luar ibukota dan berada di wilayah utara Kabupaten Tubaba," kata dia...
Tulangbawang Barat, Lampung (ANTARA Lampung) - Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengalihan lahan pembangunan stadion seluas empat hektare untuk dijadikan lokasi Markas Polres Tubaba.

Lahan yang dialihkan tersebut berlokasi di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.  

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pembangunan Perumahan (PUPR) Tubaba Iwan Mursalin melalui Kabid Bina Marga Baharuddin ketika dikonfirmasi di Panaragan, Rabu (20/9) menjelaskan, pengalihan lahan tersebut terpaksa dilakukan karena lahan yang sudah disiapkan seluas 10 hektare di Kecamatan Pagar Dewa tidak memenuhi syarat sebagai lokasi Mapolres.

"Menurut Kapolda dan Kapolri, sesuai aturan lokasi Mapolres harus berada di ibukota kabupaten, sementara lokasi yang kita siapkan berada di luar ibukota dan berada di wilayah utara Kabupaten Tubaba," kata dia.

Baharuddin mengungkapkan selain menyiapkan lahan seluas empat hektare, Pemkab Tubaba juga menambahkan satu hektare untuk lokasi Mapolres tersebut.

"Total luas lahan yang dihibahkan seluas lima hektare, satu hektare tambahan tersebut saat ini sedang dalam tahap pembebasan lahan karena merupakan lahan masyarakat," katanya.

Sementara itu Kombes Pol Wawan, selaku Kepala Bagian Sarana dan Prasarana mewakili Kapolda Lampung Irjend Pol Suroso Hadi Siswoyo mengatakan bahwa lokasi lahan tersebut sudah mumpuni untuk dibangunnya Mapolres di Kabupaten Tubaba.

“Selain tekstur tanahnya datar, titik koordinat lokasi inipun dekat dengan jalan raya,” kata dia.

Wawan mengatakan mengenai desain bangunan, kepolisian memiliki warna tersendiri yakni warna khas Polri (coklat dan cream).

Namun, pihaknya juga tidak mengesampingkan masukan dan harapan Bupati Tubaba Umar Ahmad  agar desain beton ekspose pada dindingnya, sehingga bangunan tersebut terkesan unik dengan tidak memakai cat (akrelic) sebagai pewarna dinding.

"Keinginan Bupati Tubaba untuk memadukan beton ekspose pada bangunan Mapolres ini akan kita koordinasikan dulu dengan pihak arsitek yang dipilih oleh pihak Polri. Tidak menutup kemungkinan, hal ini bisa terealisasi dengan menggabungkan dua arsitek Tubaba dan arsitek dari pihak Polri," kata Wawan.

Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan menjelaskan, pembangunan Mapolres masih panjang, karena masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi bersama, baik pemkab maupun pihak Polda ke pemerintah pusat,Kemenpan dan Mabes Polri, mulai dari perencanaan fisik dan sebagainya.

Untuk itu, katanya, terkait desain pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.  "Kita boleh berkreasi dengan desain tertentu, tapi tetap dengan penataan ruang yang memenuhi tupoksi dari kepolisian."

Dukungan dan peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan, agar Polres Tulangbawang Barat bisa secepatnya terbentuk dan pembangunannya dapat segera terealisasi, tambahnya.
(ANTARA)
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar