Asensio cemerlang, Barcelona tersiksa

id Liga Spanyol, Barcelona, Real Madrid, Marco Asensio

Marco Asensio (Getty Images/express.co.uk)

Barcelona (Antara Lampung/Reuters) - Barcelona diberikan suatu "tanda mata" yang menyakitkan atas kegagalannya mendatangkan Marco Asensio, setelah tendangan jarak jauh pemain muda Spanyol itu membawa Real Madrid ke jalan kemenangan 2-0 atas Barcelona pada Rabu lalu, untuk meraih Piala Super Spanyol.

Pemain muda berusia 21 tahun itu mendapatkan sambutan meriah yang penuh suka cita di Stadion Santiago Bernabeu, setelah golnya yang luar biasa pada menit keempat. Pada pertandingan sebelumnya di Stadon Nou Camp, ia mencetak gol geledek pada menit ke-90 yang membawa Madrid unggul 3-1.
 
Kontribusi Asensio bagi dominasi Real Madrid dalam dua leg Piala Spanyol justru menambah rasa sakit bagi Barca, karena membiarkan mantan penyerang Mallorca itu terlepas dari genggaman mereka tiga tahun lalu.

Agen sepakbola Spanyol, Horacio Gaggioli, menyebutkan dalam satu wawancara dengan website Bleacher Report, mengatakan bahwa pada musim panas 2014; Barca menolak membayar 4,5 juta euros atau 5,2 juta dolar AS kepada Mallorca. Barca kemudian membiarkan Madrid menangkap Marco Asensio di tahun itu dengan banderol 3,9 juta euros.

Asensio menggunakan tahun pertama setelah transfernya sebagai pemain pinjaman di Espanyol. Namun, ia menggunakan secara baik atas kesempatan yang didapatkan setelah balik ke Real Madrid pada musim kompetisi tahun lalu. 

Pada Minggu, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah Real Madrid yang selalu mencetak gol dalam lima debut kompetisi resmi.

Asensio mencetak gol di La Liga, Piala Raja, Piala Champions, Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol Super Cup dalam debutnya bersama Real Madrid, juga mencetak gol ke gawang Bayern Munich pada semi final dan ke gawang Juventus pada final yang dimenangkan Real 4-1.
 
Asensio hanya bermain 11 sebagai starter pada La Liga, namun ia akan berperan lebih besar pada musim ini.
 
Antara Lampung/Reuters
Hisar Sitanggang
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar