Rabu, 18 Oktober 2017

30.210 Siswa SMK Provinsi Lampung Ikuti UNBK

id wagub tinjau unbk smk 2 mei, bachtiar basri
30.210 Siswa SMK Provinsi Lampung Ikuti UNBK
Suasana siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Bandar Lampung saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari pertama, Senin (3/4). (ANTARA FOTO/Ardiansyah/17.)
...Kita berharap semua berjalan lancar dan nantinya tidak ada masalah, ujar Bachtiar...
Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Sebanyak 30.210 siswa SMK di Provinsi Lampung mengikuti Ujian Nasioanl Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan tanggal 3-6 April 2017.

Berdasarkan pantauan di SMK 2 Mei, Bandarlampung, Senin, pelaksanaan UNBK SMK berlangsung tiga sesi, dengan ujian pertama dimulai pukul 07.30-09.30 WIB, kedua pukul 10.30-12.30 WIB dan ketiga pukul 14.00-16.00 WIB.

Sedangkan mata pelajaran pertama yang diujikan pada hari pertama adalah Bahasa Indonesia.

Wakil Gubernur Provinsi Lampung Bachtiar Basri meninjau pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut.

"Kita berharap semua berjalan lancar dan nantinya tidak ada masalah. Kita mencoba tentunya melalui apa nanti karena beban provinsi terkait anggaran untuk penyediaan komputer," kata dia.

Ia mengharapkan semua sekolah bisa melaksanakan UNBK sebab pihaknya menginginkan ada standar yang pasti untuk siswa.

Dia menegaskan kepada siswa agar dapat mengikuti ujian dengan baik dan tetap berusaha agar memperoleh nilai yang bagus.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan pelaksanaan UNBK tahun ini untuk SMK berjalan lancar, karena persiapannya cukup matang.

"Persiapannya cukup matang, untuk keseluruhan siswa yang ikut UNBK berjumlah 30.210 lalu untuk ujian menggunakan kertas 6.727, jadi total keseluruhan yang mengkuti UN SMK berjumlah 36.937," kata dia.

Dia mengatakan untuk menghindari kebocoralan soal telah dilakukan penandatanganan pakta integritas, dengan harapan agar berjalan dengan jujur, aman, tertib dan lancar.

Menurutnya, pelaksanaan UN itu juga untuk menyadarkan bahwa itu bukan lagi sebagai acuan dalam kelulusan siswa.

"Ini kita sadarkan bahwa UN ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, beban psikologis guru pun berkurang karena UN bukan salah satu penentu kelulusan. Kebijakan UN ini dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan berjalan baik," kata dia.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri bersama rombongan Pemerintah Provinsi Lampung Asisten I Bidang Pemerintahan Hery Suliyanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Lampung Bayana melakukan peninjauan pada dua SMK di Bandarlampung. Tinjauan pertama SMK N 3 Bandarlampung dan dilanjutkan SMK 2 Mei Bandarlampung    (Ant)

 

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0079 seconds memory usage: 0.46 MB