Minggu, 22 Oktober 2017

Lampung sentra peternakan sapi, harga daging tetap tinggi

id sapi, harga daging, Lampung, ternak
Lampung sentra peternakan sapi, harga daging  tetap tinggi
ANTARA FOTO(Sahrul Manda Tikupadang)
Bandarlampung (Antara Lampung) - Sejumlah pedagang daging sapi di Kota Bandarlampung memyebutkan harga kebutuhan pokok itu tetap bertahan tinggi pada pekan kedua Januari 2017, meskil Provinsi Lampung termasuk sentra penggemukan sapi impor di Indonesia.
      
"Harga sapi kini di tempat penggemukan berkisar Rp43.700- Rp45.000 perkilogramnya, sehingga harga eceran daging sapi sudah Rp120.000- Rp130.000/kg,"
kata Andre, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Lelang, Bandarlampung, Selasa.
       
Ia menyebutkan harga sapi jantan umumnya Rp44.000/kg, sedang sapi betina Rp43.700/kg.
      
"Harga sapi berbeda di antara 'feedloter'. Bahkan ada yang menjual sapi impor hasil penggemukan seharga Rp45.000/kg," katanya.
      
Di
 Lampung terdapat sebelas "feedloter" atau perusahaan penggemukan sapi potong dengan kapasitas kandang 117.700 ekor. Sapi impor yang digemukkan di Lampung, umumnya dipasok ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat.
      
Berdasarkan data dari Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), stok sapi di Provinsi Lampung pada 2016 mencapai 100.000 ekor atau setara daging segar sebanyak 18.000 ton. 
    
Para pedagang menyebutkan mereka umumnya menjual daging sapi penggemukan, karena sulit mendapatkan sapi lokal.
    
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengatakan daerah itu bertekad menjadi lumbung ternak nasional.
     
"Lampung bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat, saat ini tercatat sebagai lumbung ternak nasional," kata Bachtiar Basri.
     
Ia menyebutkan Kementerian Pertanian menargetkan Lampung sebagai penyuplai kebutuhan sapi nasional dalam mendukung pengurangan impor sapi. 
     
Pada tahun 2016, katanya, tercatat kenaikan populasi sapi potong dari 598.740 ekor pada 2015 menjadi 660.745 ekor tahun 2016.
    
Menurutnya, Provinsi Lampung juga mendapat kehormatan sebagai lokasi pencanangan inseminasi buatan (IB) sapi secara nasional pada tanggal 15 November 2016.
     
Selain sapi, peningkatan populasi ternak kambing juga terjadi di Lampung. Pada 2016, populasi ternak kambing mencapai 1.313.287 ekor, tahun sebelumnya 1.252.402 ekor. Sehubungan itu, Lampung tahun 2016 berada pada posisi pertama di Sumatera sebagai penyuplai ternak kambing. 

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0301 seconds memory usage: 0.46 MB