Inilah Para Juara Lomba Baca Puisi Bahasa Lampung

id Juara Lomba Baca Puisi Bahasa Lampung, Lomba Baca Puisi Bahasa Lampung, Puisi Bahasa Lampung, DKL

Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba baca puisi bahasa Lampung tingkat SMA, di Bandarlampung, Rabu (14/12). (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Juri menetapkan para pemenang Lomba Baca Puisi Bahasa Lampung yang diselenggarakan Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung (DKL) di Auditorium Teater Perpustakaan Universitas Lampung.

Fitriyani, Ketua Panitia lomba itu, di Bandarlampung, Kamis, menyebutkan secara detail para juara itu dikategorikan sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing yang berlomba di Perpustakaan Unila, Gedongmeneng, Bandarlampung, 13-14 Desember 2016.

Para pemenang itu, adalah untuk SD/sederajat, juara I Nayla Rifatan`nisa (SDN 2 Rawalaut, Bandarlampung),

juara II Al Rafie Putra Rico Suud (SD Taman Siswa 1, Bandarlampung), juara III: Syifa Putri Shabillah (SDN 1 Pringsewu), Juara Harapan I Anisa (SDN Mesuji, dan juara harapan II:M. Agnar Adinata Alwi (SDIT Baitul Jannah)

Lalu, para juara untuk tingkat SMP/sederajat adalah juara I Jeamima Dysanine Alifah (SMPN 7 Bandarlampung),

juara II Dimas Andrianto (SMPN 7 Bandarlampung), juara III Nawal Parcha Alifah (SMPN 2 Bandarlampung), serta

Sedangkan untuk juara Harapan I Suci Ramadaniati (SMPN 2 Pesawaran)

Juara Harapan II: Vera Andri Ani (SMPN 1 Way Serdang, Mesuji).

Untuk pelajar tingkat SMA/sederajat, juara I Nada Khalisha Syifa Fadhilla (SMAN 2 Bandarlampung). Juara II Ida Priyani (SMAN 2 Way Serdang, dan Mesuji dengan juara III Abar Puspanegara (SMAN 1 Liwa), juara harapan I Indah Yulia Sari (SMAN 2 Negerikaton, Pesawaran). juara harapan II Angela Alfada Christu (SMA Xaverius, Bandarlampung).

Komite Sastra Dewan Kesenian Lampung (DKL) bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni Universitas Lampung (UKMBS Unila) yang menggelar Lomba Baca Puisi Bahasa Lampung bertajuk "Hanggum Bubahasa Lampung" tersebut.

Lomba yang berlangsung hari ini hingga (14/12), di auditorium perpustakaan Universitas Lampung. Peserta yang sudah mendaftarkan diri adalah siswa SD, SMP, dan SMA/SMK se-Lampung, kata Ketua Umum DKL Aprilani Yustin Ficardo pula.

Dia mengatakan, bahasa Lampung merupakan salah satu warisan kebudayaan tak benda yang keberadaannya menjadi unsur penting bagi tamadun Lampung.

Karena itu, katanya lagi, Pemerintah Provinsi Lampung sejak lama telah melakukan berbagai upaya untuk memelihara dan menumbuhkembangkan bahasa Lampung.

"Salah satu bentuk dari upaya mempertahankan bahasa Lampung adalah dengan menjadikan bahasa Lampung sebagai muatan lokal di sekolah," ujar Aprilani.

Lebih lanjut, dikatakannya, terakhir dalam Peraturan Gubernur Lampung No. 39 Tahun 2014 telah mengamanatkan bahwa bahasa dan aksara Lampung menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa mulai dari tingkat sekolah dasar, SMP hingga SMA sederajat.

"Sastra salah satu bentuknya puisi merupakan seni berbahasa. Untuk itulah para siswa dilatih agar mampu mendayagunakan bahasa, sehingga memahami estetika dan etika bahasa," ujar Aprilani lagi.

Ketua Harian DKL Hery Suliyanto mengatakan, sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Lampung, pihaknya menggelar lomba baca puisi berbahasa Lampung.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar dan mengapresiasi bahasa, sastra, dan budaya Lampung.

"Bahasa yang digunakan dalam puisi diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai estetika, etika, kearifan lokal dan berbagai nilai budaya Lampung yang luhur terkandung dalam bahasa dan sastra Lampung," ujar Hery Suliyanto yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Dia menyatakan, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menjadikan bahasa dan sastra Lampung sebagai tuan rumah di negeri sendiri.
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar