Way Kambas tawarkan paket hiburan gajah

id way kambas, hiburan gajah, lampung timur, tnwk

Atraksi gajah jinak terdidik terlatih di PKG Way Kambas Lampung Timur. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

...Hiburan dan atraksi gajah pada lebaran tahun ini bisa dinikmati lagi bagi pengunjung, kata Subakir...
Lampung Timur (ANTARA Lampung) - Balai Besar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung menawarkan empat paket hiburan gajah yang bisa dinikmati pengunjung pada musim lebaran tahun ini di pusat konservasi gajah ini.

Menurut Ir Subakir, Kepala Balai Besar Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur, Minggu, pada lebaran tahun ini pengunjung bisa menikmati kembali hiburan dan atraksi gajah jinak di pusat konservasi gajah di TNWK yang pada lebaran tahun 2015 lalu sempat dihentikan.

"Hiburan dan atraksi gajah pada lebaran tahun ini bisa dinikmati lagi bagi pengunjung," kata Subakir.

Menurut dia, pada lebaran tahun ini TNWK ini menawarkan empat paket hiburan gajah, di antaranya menyaksikan atraksi gajah terlatih, tunggang gajah, memandikan gajah bersama pawangnya, dan safari malam bersama gajah jinak terdidik dan terlatih di sini.

"Pengunjung bisa ikut memandikan gajah bersama pawangnya," ujarnya pula.

Dia menyebutkan, pengunjung di TNWK ini dikenakan tarif sekitar Rp20 ribu untuk tunggang gajah.

Sedangkan tarif masuk bagi pengunjung, menurut dia, sesuai PP Nomor 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengatur tarif orang pribadi sebesar Rp5 ribu, bagi warga asing Rp150 ribu dan Rp225 ribu pada hari libur.

Tarif masuk kendaraan roda dua Rp5 ribu dan kendaraan roda empat Rp10 ribu.

"Biaya parkir kendaraan sekitar Rp5 ribu," katanya lagi.

TNWK merupakan satu dari dua kawasan taman nasional di Provinsi Lampung yang memiliki keanekaragaman hayati flora dan fauna hutan hujan tropis tersisa di Pulau Sumatera.

Satu taman nasional lainnya adalah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat (Provinsi Lampung), dan Bengkulu Selatan (Bengkulu).

Pada dua kawasan hutan taman nasional itu masih hidup secara alami fauna mamalia besar, yaitu harimau, badak, dan gajah sumatera, tiga spesies satwa langka di dunia.

Pada TNWK terdapat pusat konservasi gajah yang menggunakan zona pemanfaatan untuk pengembangan wisata alam (ekowisata) dan wisata umumnya, sehingga menjadi daya tarik bagi pengunjung dan identik dengan hutan TNWK di Lampung ini.***1***

(MS*B014)

Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar