BI Gelar Seminar "Lampung Economic Outlook 2016"

id bi, gubernur lampung, ridho ficardo, m ridho ficardo

BI Gelar Seminar "Lampung Economic Outlook 2016"

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo (ist)

Bandarlampung, (Antara Lampung) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung menggelar seminar "Lampung Economic Outlook 2016" dengan menghadirkan pembicara kunci Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

Seminar berlangsung di lantai 4 gedung BI Perwakilan Lampung, di Bandarlampung, Senin, menghadirkan sejumlah pembicara lainnya, yakni Kepala BI Perwakilan Lampung M Emil Akbar, Rizal Sutjipto (Hutama Karya), dan Chief Economic Bank Central Asia (BCA) David Samuel

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah itu hingga triwulan III 2015 sebesar 5,08 persen (year on year).

"Pertumbuhan ekonomi Lampung itu cukup baik dibandingkan nasional yang hanya 4,73 persen," ujarnya.

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Lampung itu tertinggi kedua di Sumatera setelah Kepulauan Riau mengingat daerah itu merupakan kawasan ekonomi Singapura-Johor-Riau.

Ridho juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi Lampung akan tetap berada di atas 5,5 persen pada tahun mendatang.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung M Emil Akbar memprediksi pertumbuhan ekonomi Lampung minimal 5,5 persen pada 2016.

"Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2015 cukup baik di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2016 diperkirakan pertumbuhan ekonomi Lampung masih di atas 5,5 hingga 6,0 persen," jelasnya.

Menurutnya, angka itu diperoleh berdasarkan pertimbangan di tengah perlambatan ekonomi global.

Ia menjelaskan perekonomian Lampung masih lebih baik karena tidak terlalu bergantung pada ekspor komoditas dan Lampung juga sudah menghasilkan komoditas yang telah diolah.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan tol yang sedang berjalan serta adanya peningkatan investasi sebagai dampak dari realisasi proyek infrastruktur juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Lampung.***3***
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar