
BPD Lampung diminta biayai infrastruktur

Pembangunan infrastruktur sejumlah daerah telah bergulir, meskipun BPD belum dapat berperan banyak di dalamnya karena nilai proyeknya sangat besar namun ke depan BPD dapat berkontribusi besa."
Bandarlampung (ANTARA Lampung) - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Lampung diminta meningkatkan daya saingnya di sektor pembiayaan infrastruktur.
"Pembangunan infrastruktur sejumlah daerah telah bergulir, meskipun BPD belum dapat berperan banyak di dalamnya karena nilai proyeknya sangat besar namun ke depan BPD dapat berkontribusi besar, kuat dan lincah menangkap peluang secara bersinergi," kata Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, di Bandarlampung, Selasa.
Karena itu, lanjutnya, diperlukan penguatan permodalan secara organik dan anorganik secara bertahap, yang akan dicapai di masing-masing BPD antara lain melalui kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia serta "deviden payout" pada kisaran 30 persen.
Ia menyebutkan, transformasi BPD pada saat ini merupakan momentum yang tepat, dengan memperhatikan kondisi kinerja keuangan BPD secara agregat relatif lebih baik, namun prinsip kehati-hatian pelaksanaan tranformasi ke depan patut dipantau secara cermat khususnya faktor-faktor eksternal yang tidak dapat diperkirakan dan mampu menjadi penghambat yang serius.
"Dengan demikian kita semua berkomitmen untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan tercapainya transformasi BPD khususnya bagi Bank Lampung agar mampu berkompetisi dalam menghadapi persaingan bisnis," jelasnya.
Di sisi lain menurutnya, sebagai tindak lanjut pencanangan program transformasi BPD yang dilaunching oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada 26 Mei 2015 yang menjadi komitmen bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Dalam Negeri, Gubernur dan DPRD, Direktur Utama dan Komisaris Utama BPD seluruh Indonesia, dalam rangka mewujudkan BPD sebagai "agent or regional development" terhadap perekonomian di daerahnya.
"Kita mengharapkan bank regional yang kuat dan berdaya saing tinggi serta berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di daerah yang berkelanjutan," lanjutnya.
Ia menambahkan, melalui program transformasi dimaksud Presiden Joko Widodo berharap sepuluh tahun ke depan BPD akan menjadi tuan rumah di daerah masing-masing dengan aset pertumbuhan mencapai 20 persen per tahun.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
