
Harga Beras Naik Lagi

Bandarlampung (Antara Lampung) - Sejumlah pedagang di Kota Bandarlampung menyebutkan harga beras cenderung naik, sementara pasokan beras dari penggilingan gabah kepada para pedagang agak tersendat dalam seminggu terakhir.
"Harga beras cenderung naik. Harga beras kualitas asalan berkisar Rp9.000- Rp10.000/kg, sedang mutu sedang berkisar Rp11.000- Rp12.000/kg," kata Ny Rodjie, salah satu pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung, Senin.
Ia menyebutkan pasokan beras dari penggilingan mulai tersendat, terutama beras mutu premium, namun stok beras di pengecer masih cukup tersedia.
"Kita pesan beras, pihak agen menyebutkan stoknya lagi tidak ada. Namun kemungkinan minggu ini sudah lancar, karena cuaca sudah mulai cerah, dan panen padi diperkirakan berlangsung mulai Maret ini," katanya.
Pedagang beras lainnya, Edy Susanto, menyebutkan harga beras termurah yang dijualnya kini mencapai Rp10.000/kg, padahal harga beras itu pada bulan lalu masih mencapai Rp9.000/kg.
Ia menyebutkan harga beras mutu premium bahkan telah mencapai Rp14.250- Rp14.500/kg.
"Pasokan beras tidak lancar, mungkin terkait cuaca dan belum berlangsungnya panen padi di wilayah Lampung," katanya
.
Pada akhir Januari 2014 lalu, harga beras mutu asalan di Bandarlampung berkisar Rp9.000- Rp9.500/kg, harga beras kualitas premium mencapai Rp13.000/kg, sedang mutu sedang berkisar Rp10.000- Rp12.000/kg.
Pada Januari juga digelar OP Beras Bulog yang harganya berkisar Rp7.500/kg (kualitas asalan) dan Rp8.500/kg (kualitas premium). OP Beras itu berkontribusi terhadap penahanan laju kenaikan harga beras.
Para pedagang memperkirakan harga beras mulai turun mulai pertengahan Maret karena saat itu panen padi mulai berlangsung di sebagian wilayah Lampung.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
