Basarnas: 39 Jenazah Terevakuasi Di Hari Kesepuluh

id basarnas, bambang, pangkalan bun, jenazah, ditemukan, airasia, evakuasi, 39

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ada yang signifikan untuk operasi pencarian hari kesepuluh, dua jenazah ditemukan. Kondisinya sudah mulai kurang baik."
Jakarta,   (ANTARA Lampung) - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan total sementara 39 jenazah yang menjadi korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 telah ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan.
         
"Ada yang signifikan untuk operasi pencarian hari kesepuluh, dua jenazah ditemukan. Kondisinya sudah mulai kurang baik," kata Bambang dalam keterangan pers di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Selasa.
         
Salah satu jenazah, menurut dia, telah berhasil dievakuasi ke Pangkalan Bun sedangkan satu jenazah masih berada di atas kapal.  
   
"Malam ini akan diusahakan dipindahkan ke Pangkalan Bun dengan kapal".
        
 Jenazah yang telah dievakuasi ke Pangkalan Bun ditemukan Kapal Perusak JS Takanami DD-110 yang kemudian dijemput dengan tugboat milik Basarnas.
         
Sebelumnya pada keterangan pers pagi hari, ia mengatakan total korban jatuhnya pesawat Air Asia di sekitar Teluk Kumai, Kalimantan Tengah, yang berhasil ditemukan dan dievakuasi 37 jenazah.
         
Serpihan dari pesawat turut dievakuasi untuk keperluan penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat dengan rute penerbangan Surabaya--Singapura tersebut.
         
"Total masih tetap sama 37 jenazah,  belum ada perubahan dari kemarin saya sampaikan. Yang serpihan kursi dan entah apa lagi tidak kami sebutkan lagi di sini, pasti dievakausi untuk kepentingan investigasi," ujar dia.
         
Pelaksanaan pencarian di hari ke sepuluh, menurut dia, tetap dilaksanakan di empat sektor yang sejak awal ditetapkan dan dua sektor prioritas. Selain kelima kapal yang bekerja di sektor prioritas kedua, tim pencarian lain tetap melakukan operasi di empat sektor yang telah ditentukan, utamanya mencari korban dan serpihan yang kemungkinan terbawa arus.
         
Pesawat Air Asia QZ8501 dengan rute penerbangan Surabaya--Singapura yang dipastikan jatuh di perairan sekitar Teluk Kumai, Kalimantan Tengah, pada Minggu pagi (28/12), membawa 155 penumpang, enam awak kabin, dan satu teknisi pesawat.

   

    

Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar