Senjata Libya Mungkin Jatuh Ke Para Teroris?

id Senjata Libya Mungkin Jatuh Ke Para Teroris?, Bom, Mortir, Amerika, PBB, Perserikatan Bangsa Bangsa, Teror, Kejahatan, erang

Kekhawatiran kelompok-kelompok teroris akan memperoleh senjata-senjata ini telah terbukti."
PBB, Amerika Serikat (Antara/AFP) -  Senjata-senjata anti-pesawat Libya telah dikirim ke negara-negara tetangga dan berisiko jatuh ketangan para teroris, kata satu laporan komisi PBB, Kamis.

Satu tim independen yang memantau sanksi-sanksi PBB terhadap Libya mengatakan mereka khawatir sejumlah senjata anti-pesawat yang ditembakkan dari bahu telah dikirim ke Chad, Mali, Tunisia, dan Lebanon.

Usaha-usaha yang tidak sah juga telah dilakukan untuk mengirim  senjata-senjata kepada kelompok-kelompok oposisi di Suriah, kata tim itu dalam laporan mereka kepada badan dunia itu.

"Pada tiga tahun belakangan ini, Libya menjadi sumber utama  senjata-senjata gelap," kata laporan itu.

Tim itu mengatakan ribuan senjata anti-rudal berada dalam pengawasan sejumlah "aktor non-negara" dengan pengawasan yang lemah atau bahkan tidak ada, yang punya hubungan dengan pihak nasional Libya.

Sebagian besar senjata itu adalah senjata-senjata anti-pesawat   era Sovyet produksi tahun 1970-an dan 1980-an dan karena umur mereka, masi dalam kondisi yang dapat diservis,kata laporan itu.

Tim itu mengatakan juga ada usaha-usaha untuk mengekspor  senjata-senjata anti-rudal ke Republik Afrika Tengah, di mana aksi kekerasan menewaskan ribuan orang dan menyebabkan sekitar seperempat aari 4,6 jiwa peduduk negara itu mengungsi.

"Kekhawatiran kelompok-kelompok teroris akan memperoleh  senjata-senjata ini telah terbukti," kata tim tu, yang melaporkan hasil penemuannya kepada Dewan Keamanan PBB.

Penerjemah: R.Nurdin/A.Krisna.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar